Breaking News:

Dipicu Utang Rp 200 Juta, Warga di Bogor Diculik dan Ditembak Penagih, 3 Pelaku Masih Diburu

Seorang warga di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor bernama Fuad luka-luka setelah menjadi korban kekerasan bersama-sama oleh 4 kawanan penagih utang.

Editor: Faisal Zamzami
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
ML, pelaku tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama atas motif penagihan utang di Cileungsi, Kabupaten Bogor dibekuk Polisi. Barang bukti kasus dugaan tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama terkait penagihan utang di Cileungsi, Kabupaten Bogor. 

SERAMBINEWS.COM, CILEUNGSI - Seorang warga di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor bernama Fuad luka-luka setelah menjadi korban kekerasan bersama-sama oleh 4 kawanan penagih utang.

Utang pi utang pemicu penembakan hingga penculikan warga bernama Fuad oleh 4 orang kawanan penagih utang di Cileungsi, Kabupaten Bogor ternyata bernilai fantastis.

Namun pemilik utang ini rupanya bukanlah korban Fuad, melainkan kakak dari korban.

Pelaku melakukan penculikan dan penembakan terhadap warga bernama Fuad (29) pada 25 Mei 2022 lalu.

"Motifnya menagih utang. Sekitar Rp 200 Jutaan," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin dalam jumpa pers di Mako Polsek Cileungsi, Jumat (17/6/2022).

Dalam peristiwa tersebut, korban bahkan ditembak oleh pelaku menggunakan pistol air softgun berpeluru metal cold steel pellets.

Kapolres  Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan bahwa korban terluka di bagian tangan akibat tembakan pistol tersebut.


"Iya, (luka) di tangannya," kata AKBP Iman Imanuddin dalam jumpa pers di Mako Polsek Cileungsi, Jumat (17/6/2022).

Satu buah peluru yang melukai korban pun diamankan polisi sebagai barang bukti.

Peluru berupa butiran berbahan metal tersebut, menurut Kapolres, tak sampai menembus dalam saat ditembakan pelaku ke tangan korban.

"(Pelurunya) Nempel di kulit yang bersangkutan," kata AKBP Iman Imanuddin.

Kapolres juga meluruskan terkait foto korban terbalut perban yang beredar yang mana menurutnya merupakan foto lama, karena peristiwa tersebut terjadi pada akhir Mei 2022.

Serta korban memang langsung menjalani visum karena tak lama setelah kejadian korban melapor ke Polsek Cileungsi.

"Kami luruskan juga sebagaimana yang kemarin sempat viral (foto korban) masih ada perban-perban. Itu sebenarnya sudah beberapa waktu yang lalu. Saat ini sudah tidak menggunakan perban," ungkapnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Penculikan Anak Berantai di Bogor, Korban Ditemukan Selamat

Baca juga: Heboh Penculikan Anak di Medan, Ternyata Pelakunya Ayah Kandung si Bocah, Ini Penyebab Keributan

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved