Perang Ukraina

Siswa di Ukraina Kenang Hari Kelulusan Mereka dengan Berfoto di Reruntuhan Akibat Perang

Saya menyadari bahwa saya dapat menulis cerita yang sangat penting pada saat itu, tentang anak-anak sekolah yang lulus dan yang telah menyaksikan pera

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/ Screengrab, Facebook
Seorang siswa yang mengenakan gaun promnya berpose di antara reruntuhan sekolahnya yang dihancurkan dalam penembakan Rusia pada 27 Februari 2022 di Kharkiv, Ukraina. 

SERAMBINESWA.COM - Siswa sekolah menengah pertama di Ukraina baru-baru ini berpose untuk serangkaian foto kelulusan yang menyentuh, menyandingkan masa muda dan optimisme mereka dengan kehancuran perang yang mengerikan di tanah air mereka.

Fotografer Stanislav Senyk mengatakan kepada Reuters bahwa dia ingin mendokumentasikan "kisah yang sangat penting" dari sekitar 40 siswa yang lulus dari sekolah di Chernihiv di Ukraina utara setelah menyaksikan kengerian perang di sana.

1779 Tentara Asing Bayaran Kabur dari Ukraina, Terbanyak asal Polandia: Mereka Tak Mampu Hadapi Kami

"Saya melihat anak-anak yang ada di sana dan itu seperti semacam surealisme yang terjadi," kata Senyk.

“Saya menyadari bahwa saya dapat menulis cerita yang sangat penting pada saat itu, tentang anak-anak sekolah yang lulus dan yang telah menyaksikan perang, dan karena itu kelulusan mereka, prom mereka, semuanya, hanya retak,” katanya.

Fotografer Stanislav Senyk mengatakan kepada Reuters bahwa dia ingin mendokumentasikan
Fotografer Stanislav Senyk mengatakan kepada Reuters bahwa dia ingin mendokumentasikan "kisah yang sangat penting" dari sekitar 40 siswa yang lulus dari sekolah di Chernihiv di Ukraina utara setelah menyaksikan kengerian perang di sana. (SERAMBINEWS/TikTok screenshot)

“Sangat penting untuk menangkap memori itu.”

Salah satu foto menampilkan sekelompok siswa meringkuk di atas tangki. 

Yang lain termasuk sekelompok gadis di gedung yang dibom, dengan yang lain melihat ke bawah dari lantai yang hancur di atas.

Para siswa menyebut pengalaman itu sulit — tetapi penting.

"Kami ingin menunjukkan bahwa kami hidup dalam kenyataan seperti itu," kata Olha Babynets
(17) kepada Reuters. 

“Kami ingin menunjukkan rasa sakit kami, yang ada dan tidak pernah surut.  Itu sulit secara emosional, tetapi kami mencoba bertahan.  Dan saya pikir kami berhasil melakukannya.”

Dalam satu set foto terpisah yang diambil oleh Abdullah Unver untuk Anadolu Agency, siswa Ukraina dipaksa untuk melewatkan prom mereka berpose dengan pakaian dansa mereka di puing-puing sekolah mereka yang dibom di Kharkiv.(*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved