Jumat, 24 April 2026

Berita Banda Aceh

Badan Bisnis Universitas Syiah Kuala Kunjungi IPB

Badan Pengembangan Bisnis Universitas Syiah Kuala (BPBU) mengunjungi Direktorat Bisnis IPB University di Kampus Dramaga Bogor, Senin, (20/6/2022).

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: M Nur Pakar
For: Serambinews.com
Tim Badan Pengembangan Bisnis Universitas Syiah Kuala (BPBU) yang dipimpin oleh Ketua Dr Syaifullah Muhammad didampingi Muslem Amiren M InfoTech, Dr Ratna Mulyany, Dr Fifi Yusmita dan Hendra Halim ME berfoto bersama dengan Direktur Bisnis IPB, Dr Ahmad Yani saat mengunjungi Direktorat Bisnis IPB University di Kampus Dramaga Bogor, Senin, (20/6/2022) 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Pengembangan Bisnis Universitas Syiah Kuala (BPBU) mengunjungi Direktorat Bisnis IPB University di Kampus Dramaga Bogor, Senin, (20/6/2022).

Tim USK dipimpin oleh Ketua Dr Syaifullah Muhammad didampingi Muslem Amiren M InfoTech, Dr Ratna Mulyany, Dr Fifi Yusmita dan Hendra Halim ME.

Tim dari USK disambut langsung oleh Direktur Bisnis IPB, Dr Ahmad Yani di salah satu unit bisnis IPB, Botani Kopi Nusantara.

Dalam diskusi hampir 3 jam tersebut, IPB menyampaikan pengalaman panjang bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).

Saat ini di bawah Direktorat Bisnis IPB ada 23 unit bisnis yang dikelola ditambah 1 holding company PT Bogor Life Science and Technology (BLST) dengan 13 anak perusahaan.

Baca juga: Bupati Aceh Tengah Sambut Baik Fakultas Teknik USK Lestarikan Rumah Adat Umah Pitu Ruang

Ada 3 klaster bisnis yang dikembangkan IPB, yaitu bisnis berbasis servis (pelayanan), bisnis berbasis aset dan bisnis berbasis sain (ilmu pengetahuan).

Dr Ahmad Yani menekankan pentingnya membangun tim dalam menyukseskan Bisnis Universitas. Filsofi Universitas dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi tidak boleh dilupakan.

Bisnis di perguruan tinggi harus didedikasikan untuk mendukung kemandirian dan tri dhama.

"Tim di universitas pada semua direktorat harus kompak, saling bantu dan menguatkan," jelas Ahmad Yani.

"Kita tidak bisa bekerja sendiri, karena semua pihak akan terlibat dan berkontribusi dengan tupoksi masing-masing," tambahnya.

"Meski tidak mudah, tapi ini harus dilakukan," katanya.

Kebijakan rektor, menurut Ahmad Yani, akan sangat menentukan.

Baca juga: Warek III Unsam Terpilih Jadi Ketua IKATM USK Periode 2022-2027, M Zulfri: IKATM Milik Kita Bersama

Rektor harus memberikan dukungan penuh melalui penempatan personel dan kompeten, implementasi berbagai SOP hingga berbagai terobosan berani dan pemberian rewards yang wajar untuk tim pelaksana.

"Untuk USK, saya rekomendasikan nilam dan pengembangan produk turunannya dari hulu ke hilir dapat menjadi salah satu core bisnis yang dikembangkan," harapnya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved