Internasional
Warga Thailand Overdosis Ganja, Pemerintah Panik Rancang Aturan Pengendalian
Thailand langsung merancang undang-undang pengendalian ganja di tengah kekhawatiran penggunaan berlebihan setelah Negeri Gajah Putih melegal mariyuana
"Kami melegalkan ganja untuk keperluan medis dan kesehatan.
Penggunaan selain itu tak diperbolehkan, dan kita butuh aturan untuk mengendalikan itu," ucapnya.
Ribuan Warga Hadiri Festival Ganja
Bau asap menyengat dan canda tawa terdengar saat ribuan warga menghadiri festival ganja di Thailand pada akhir pekan lalu, setelah pemerintah melegalkan penggunaan mariyuana untuk medis dan kosmetik.
Ribuan orang itu menikmati festival yang digelar kelompok advokasi ganja, Highland Network, di White Sands Beach.
Provinsi Nakhon Pathom, Bangkok timur.
"Begitu kami berhasil masuk, kami bersemangat," kata salah satu pengunjung festival, Steve Canon (62), menceritakan pengalamannya kepada AFP pada pekan lalu.
“Sejak saat itu, orang-orang mengajak saya dan, saya tak yakin berapa jumlah pastinya, tapi saya mengisap sepanjang sore," tuturnya.
Selain Steve, ada pula Joey.
Ia terkekeh dan mengobrol dengan teman-temannya, sembari sesekali bergoyang.
"Senang banget.
Stres saya lepas.
Mengisap membuat saya tersenyum," ujar dia.
Undang-undang terbaru Thailand memang tak jelas mengatur mengenai penggunaan ganja untuk rekreasi atau kesenangan.
Aparat sebenarnya dapat menangkap warga yang mengisap ganja di luar rumah.