Breaking News:

Video

VIDEO Rp 320 Juta Uang Operasional Dayah MUDI Samalanga Dirampok di Bireuen

Uang operasional Dayah MUDI Samalanga, Bireuen sebesar Rp 320 juta yang baru saja diambil dari BSI Samalanga dirampok dengan memecahkan kaca mobil.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Yuhendra Saputra

Laporan: Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Uang sebesar Rp 320 juta merupakan uang operasional Dayah MUDI Samalanga, Bireuen yang baru saja diambil dari BSI Samalanga dirampok pada pukul 10.45 WIB, Rabu (22/06/2022) dengan memecahkan kaca mobil.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, uang yang baru diambil oleh Supriadi selaku bendahara Dayah MUDI, karena buru-buru hendak ke Grapari Bireuen tidak sempat singgah lagi ke dayah, dan uang tersebut diletakkan di bagian alas kaki depan samping sopir.

Setiba di Bireuen, korban menghubungi Tgk Nasnunis salah seorang pimpinan dayah karena ada hal yang dibicarakan.

Supriadi dengan mengemudikan mobil Kijang Innova warna hitam BL 1258 ZP memarkirkan kendaraan tersebut di depan Meunasah Kulah Batee, Bandar Bireuen.

Korban kemudian bertemu Tgk Nainunis yang selanjutnya keduanya minum di salah satu café depan meunasah tersebut.

Berselang 15 menit keduanya keluar dan mendapati kaca samping sebelah kiri sudah pecah dan uang sudah tidak lagi.

Melihat kondisi demikian Supriadi maupun Tgk Nainunis nyaris pingsan.

Tgk Nainunis kepada Serambinews.com mengatakan, setelah kejadian itu ia segera menghubungi anggota Intel Polsek Samalanga.

“Kebetulan saya kenal dan saya langsung menghubungi seorang anggota Polsek Samalanga, dari Samalanga melaporkan ke Polsek Kota Juang dan ke Polres Bireuen,” ujar Tgk Nainunis.

Amatan Serambinews.com, sebagian kaca mobil jatuh ke dalam dan sebagian jatuh ke samping luar, sejumlah anggota Polsek Kota Juang dan Polres Bireuen berada di lokasi kejadian tersebut sekaligus memintai keterangan beberapa saksi.(*)

Baca juga: VIDEO Diduga Korupsi Dana Desa Rp 373 Juta, Eks PJ Keuchik di Aceh Timur Diamankan Polisi

Baca juga: Indonesia Harus Ekstra Hati-hati, 60 Negara Terancam Ambruk Ekonominya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved