Internasional
Gempa Guncang Afghanistan, 1.000 Orang Tewas, 1.800 Rumah Hancur
Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 di Afghanistan mencapai 1.000 orang
Berbicara kepada Al Jazeera Obaidullah Baheer, pendiri Save Afghanistan from Hunger, mengatakan, gempa dahsyat yang melanda Afghanistan akan memperburuk situasi kemanusiaan yang sudah mengerikan di negara itu.
"Situasinya mengerikan.
Ini adalah hal terakhir yang dibutuhkan Afghanistan.
Mereka sudah menghadapi salah satu krisis kemanusiaan terburuk dalam sejarah modern dan saat ini," kata Baheer kepada Al Jazeera Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan gempa bumi berada sekitar 44 kilometer dari Khorst, kota dekat perbatasan Pakistan, dan memiliki kedalaman 51 kilometer.
Gempa bumi bukan pertama kali terjadi di Afghanistan.
Pada Januari lalu, puluhan orang tewas dan terluka seusai dua gempa melanda provinsi barat Badgis.
Negara Asia Selatan itu kerap dilanda gempa bumi, terutama di pegunungan Hindu Kush yang berada di antara persimpangan lempeng tektonik Eurasia dan India.
Mereka sudah menghadapi salah satu krisis kemanusiaan terburuk dalam sejarah modern dan saat ini.
Operasi Penyelamatan Lambat
Berbicara kepada kantor berita Reuters, penduduk setempat menggambarkan adanya pemandangan mengerikan.
Kematian terlihat dimana-mana.
Bangunan hancur setelah gempa.
"Saya dan anak-anak berteriak," kata Fatimah.
"Salah satu kamar kami hancur.
Tetangga kami berteriak dan kami melihat kamar semua orang.