Jumat, 8 Mei 2026

Berita Jakarta

Ramai-ramai Kecam Holywings Soal Promo Miras Bernada SARA

Promo minuman keras (miras) untuk orang yang memiliki nama Muhammad dan Maria yang dilakukan kelab malam Holywings kini berbuntut panjang

Tayang:
Editor: bakri

Laporan itu dibuat buntut promosi soal minuman keras (miras) gratis untuk orang yang bernama Muhammad dan Maria setiap hari Kamis.

"Iya mau laporan di Bareskrim Polri terkait hal itu," kata Wakil Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor DKI Sufyan Hadi.

Meski begitu, Sufyan menerangkan saat ini laporan terkait dugaan penistaan agama itu sudah dilaporkan oleh seseorang.

"Dan hari ini saya di bareskrim polri untuk melaporkan tapi ternyata sudah ada masuk laporan yang lain, saya masih konsultasi dan lain-lain.

Saya bilang siapa yang melapor?, kita nggak sebutkan namanya," ucapnya.

Lebih lanjut, Sufyan mengecam keras soal adanya promosi tersebut.

Meski pihak Holywings sudah minta maaf, namun proses hukum harus tetap berjalan.

"Saya dihubungi oleh beberapa sahabat-sahabat, kader Ansor dan Banser di Indonesia di beberapa cabang soal itu, apakah perlu harus gerak, ya nanti menunggu perintah pimpinan saja," jelasnya.

Mujahid 212, Damai Hari Lubis juga meminta kepada Pemda DKI Jakarta yang dipimpin Anies Baswedan untuk menutup tempat hiburan malam Holywings yang berada di Jakarta.

"Pemda DKI harus tindak tegas, menutup tempat yang menyalahi aturan tersebut," kata Damai Hari Lubis.

Eks Juru Bicara Habib Rizieq Shihab ini mengecam keras atas promosi yang dilakukan oleh Holywings.

"Fenomena ini memang sudah menjadi gejala-gejala zaman sudah menjelang kiamat atau karena aparat penegakan hukum sudah amat lemah?" ucapnya.

Di sisi lain, meski Holywings Indonesia sudah meminta maaf, namun Damai tetap meminta agar ada tindakan tegas untuk Holywings pasca promosi yang disebut menghina agama Islam dan Kristen.

Minta Maaf

Holywings Indonesia buka suara soal polemik promosi minuman keras (miras) untuk orang yang memiliki nama Muhammad dan Maria.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved