Jumat, 8 Mei 2026

Berita Jakarta

Ramai-ramai Kecam Holywings Soal Promo Miras Bernada SARA

Promo minuman keras (miras) untuk orang yang memiliki nama Muhammad dan Maria yang dilakukan kelab malam Holywings kini berbuntut panjang

Tayang:
Editor: bakri

JAKARTA - Promo minuman keras (miras) untuk orang yang memiliki nama Muhammad dan Maria yang dilakukan kelab malam Holywings kini berbuntut panjang.

Banyak pihak yang mengecam aksi tersebut lantaran dianggap menghina dan menistakan agama tertentu.

Kecaman demi kecaman terus berdatangan silih berganti.

Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah misalnya mengecam keras Holywings Indonesia yang melakukan promosi minuman keras dengan menggunakan nama Muhammad dan Maria.

Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad mengatakan Muhammad merupakan nama yang sakral bagi umat Islam.

Sehingga dirinya menilai Holywings tidak pantas untuk menyematkan nama Muhammad dalam promosinya.

"Saya kira tidak elok dan menyebalkan.

Nama yang menjadi simbol Islam dipakai main-main," ucap Dadang, Jumat(24/6/2022).

Dadang menilai ada unsur kesengajaan dari Holywings menggunakan nama Muhammad.

"Kalau tidak ada maksud tertentu, tidak mungkin dia pakai Muhammad," kata Dadang.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Promosi Holywings Catut Nama Muhammad dan Maria, 6 Orang Jadi Tersangka

Baca juga: Peran 6 Staf Holywings Tersangka Kasus Promo Minuman Beralkohol Pakai Nama Muhammad dan Maria

Dirinya menegaskan bahwa Muhammad merupakan nabi yang suci bagi umat Islam.

Selain itu, agama Islam mengharamkan umatnya mengkonsumsi minuman beralkohol.

"Pertama itu nama biasa dipakai umat Islam yang tahu tidak menegak minuman beralkohol.

Yang kedua nama Muhammad adalah nama nabi yang suci," pungkas Dadang.

Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta juga berencana melaporkan tempat hiburan malam Holywings ke Bareskrim Polri.

Laporan itu dibuat buntut promosi soal minuman keras (miras) gratis untuk orang yang bernama Muhammad dan Maria setiap hari Kamis.

"Iya mau laporan di Bareskrim Polri terkait hal itu," kata Wakil Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor DKI Sufyan Hadi.

Meski begitu, Sufyan menerangkan saat ini laporan terkait dugaan penistaan agama itu sudah dilaporkan oleh seseorang.

"Dan hari ini saya di bareskrim polri untuk melaporkan tapi ternyata sudah ada masuk laporan yang lain, saya masih konsultasi dan lain-lain.

Saya bilang siapa yang melapor?, kita nggak sebutkan namanya," ucapnya.

Lebih lanjut, Sufyan mengecam keras soal adanya promosi tersebut.

Meski pihak Holywings sudah minta maaf, namun proses hukum harus tetap berjalan.

"Saya dihubungi oleh beberapa sahabat-sahabat, kader Ansor dan Banser di Indonesia di beberapa cabang soal itu, apakah perlu harus gerak, ya nanti menunggu perintah pimpinan saja," jelasnya.

Mujahid 212, Damai Hari Lubis juga meminta kepada Pemda DKI Jakarta yang dipimpin Anies Baswedan untuk menutup tempat hiburan malam Holywings yang berada di Jakarta.

"Pemda DKI harus tindak tegas, menutup tempat yang menyalahi aturan tersebut," kata Damai Hari Lubis.

Eks Juru Bicara Habib Rizieq Shihab ini mengecam keras atas promosi yang dilakukan oleh Holywings.

"Fenomena ini memang sudah menjadi gejala-gejala zaman sudah menjelang kiamat atau karena aparat penegakan hukum sudah amat lemah?" ucapnya.

Di sisi lain, meski Holywings Indonesia sudah meminta maaf, namun Damai tetap meminta agar ada tindakan tegas untuk Holywings pasca promosi yang disebut menghina agama Islam dan Kristen.

Minta Maaf

Holywings Indonesia buka suara soal polemik promosi minuman keras (miras) untuk orang yang memiliki nama Muhammad dan Maria.

Manajemen Holywings menyebut buntut dari promosi tersebut jajaran Polres Metro Jakarta Selatan sudah memeriksa tiga karyawannya.

"Berdasarkan kejadian ini, team promosi Holywings Indonesia sejumlah 3 orang telah menjalani pemeriksaan 1x24 jam pada tanggal 23 Juni 2022 mulai dari jam 1 siang di Kantor Polres Metro Jakarta Selatan," tulis Manajemen Holywings Indonesia dalam pernyataannya yang diterima Tribun.

Selain pemeriksaan tim promosi Holywings, aparat kepolisian juga sudah menyita sejumlah barang bukti terkait dengan promosi tersebut.

"Memberikan barang bukti berupa 1 buah handphone, 1 buah laptop & 1 buah PC komputer yang digunakan untuk kebutuhan promosi tersebut," jelasnya.

Manajemen sekali lagi menghaturkan permintaan maaf atas kejadian yang membuat resah masyarakat belakangan ini.

"Holywings Indonesia dengan ketulusan yang mendalam meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kekhilafan dan ketidaksengajaan terkait promosi minuman beralkohol menggunakan nama "MUHAMMAD" & "MARIA" yang diunggah melalui akun media sosial @holywingsindonesia & @holywingsbar pada tanggal 22 Juni 2022 sehingga menimbulkan kesan negatif di kalangan masyarakat Indonesia," tulis Manajemen Holywings. (tribun network/abd/fah/igm/wly)

Baca juga: Dilaporkan Dito Mahendra ke Polisi, Nikita Mirzani Malah Tantang Nindy Ayunda Adu Jotos di Holywings

Baca juga: Meski Holywings Kemang Ditutup, Nikita Mirzani Sang Pemilik Saham Akui Keuangannya Tak Terganggu

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved