Berita Aceh Selatan
Aceh Selatan Peringkat IV MTQ Aceh 2022 di Bener Meriah, Ini Rincian Para Juara
"Alhamdulillah Aceh Selatan masuk 4 besar dari 23 Kabupaten/kota dalam unjuk kebolehan pada perhelatan akbar tersebut,"
Penulis: Taufik Zass | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah atas nama Gubernur Aceh secara resmi menutup acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Aceh ke-35 di Redelong, Kabupaten Bener Meriah Jumat (24/06/2022) malam.
MTQ yang dimulai sejak 19 Juni 2022 lalu itu diikuti 23 kabupaten /kota Se- Aceh dengan total peserta dari seluruh cabang yang diperlombakan mencapai 1.257 orang.
Aceh Selatan juara di urutan ke IV juara, dengan rincian juara I (4 cabang), juara II (5 cabang) dan juara III (2 cabang) yang diperlombakan dengan jumlah nilai 37, dalam penetapan juara umum dan 10 besar berdasarkan keputusan dewan hakim MTQ XXXV Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2022 Nomor : 03/Kep.DH/MTQ Aceh XXXV/2022 tanggal 24 Juni 2022.
"Alhamdulillah Aceh Selatan masuk 4 besar dari 23 Kabupaten/kota dalam unjuk kebolehan pada perhelatan akbar tersebut," kata Kepala Dinas Kominfosan Aceh Selatan, Munharsyam SE M.Si, Sabtu (25/06/2022).
Juara satu kafilah Aceh Selatan bernama Miskardi cabang Qiraah sab'ah murattal dewasa putra. Walia Mursyida cabang tilawah remaja putri. Alfian Nikmat cabang Tafsir Al Qur'an bahasa Indonesia putra. Grup Syarhil Qur'an Putri cabang Syarhil Qur'an.
Kemudian peringkat dua (2) atas nama Nonong Rosmita cabang Remaja mujawwad putri Qiraah Sab'ah. Lilit Yunika cabang Qiraah Sab'ah murattal putri dewasa. M.Furqan cabang tartil Al-Qur'an. Hafid tahfidz satu juz putra. M Gazi Al ghifari tahfidz 20 juz putra.
Baca juga: Juara Umum MTQ, Bupati Aceh Besar Berikan Bonus Umrah untuk Peserta yang Juara 1 di Setiap Kategori
Peringkat juara tiga atas nama Reza Risquna, Remaja tilawah putra. Al Tahyat Nur, Karya Tulis Al Qur'an putra, yang telah mengharumkan nama daerah.
Dalam sambutan Gubernur Aceh yang disampaikan Sekda, bahwa momen MTQ itu sebagai salah satu sarana yang paling efektif bagi umat Islam untuk berinteraksi dengan Alquran.
“Hal ini terlihat jelas, dimana para peserta membaca dengan seni dan suara yang merdu, menghafal, memahami, menulis.
Maka bentuk interaksi ini perlu dikembangkan terus menerus dari satu generasi ke generasi berikutnya," kata Sekda dalam menyampaikan arahannya.
Lanjut Taqwallah, MTQ selain ajang berkompetisi juga telah melahirkan sejumlah peserta dengan perolehan nilai yang berbeda-beda.
Oleh karena itu ia berharap kepada seluruh peserta, terutama bagi para juara, agar tidak lekas berpuas diri.
Baca juga: Kisah Mulia Aipda Nasaruddin Hasibuan, Polisi Baik Hati yang Jadi Guru Ngaji Bagi Anak-anak
"Karena akan banyak lagi tantangan ke depan, terlebih dalam menghadapi even MTQ tingkat nasional dan internasional,” ujar Taqwallah.
Ditambahkan Sekda, bagi peserta yang belum berhasil, diharapkan tidak kehilangan semangat dan berkecil hati.