Breaking News:

Berita Aceh Selatan

Harga TBS Sawit Terus Terpuruk, Apkasindo Aceh Selatan Minta Pemerintah Ambil Langkah Tegas

harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di semua daerah terus mengalami penurunan yang signifikan termasuk di Kabupaten Aceh Selatan

Penulis: Taufik Zass | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua Harian Apkasindo Kabupaten Aceh Selatan, Helmi Rahmad 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Dalam beberapa Minggu terakhir harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di semua daerah terus mengalami penurunan yang signifikan termasuk di Kabupaten Aceh Selatan.

Pasca pencabutan larangan ekspor CPO oleh Presiden Jokowi harga beli TBS di tingkat pengepul masih dikisaran Rp 1.700- Rp 1.800/kg.

Namun dalam beberapa Minggu ini harga TBS terus merosot di tingkat petani dengan harga beli sekitar Rp 700- Rp 800/kg.

Atas kondisi tersebut, Ketua Harian Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia ( Apkasindo) Kabupaten Aceh Selatan, Helmi Rahmad, kepada Serambinews.com, Senin (27/06/2022) menyarankan agar Pemerintah harus mengambil langkah kongkrit untuk mengatasi masalah tersebut.

Supaya para petani sawit tidak terus dirugikan karena harga biaya panen lebih mahal daripada harga jual.

Baca juga: Petani Sawit Terkejut, Hari Ini Harga TBS Kelapa Sawit Anjlok di Aceh Selatan

Helmi mencontohkan, khusus di Aceh Selatan, dalam beberapa hari terakhir ini, Pabrik Kelapa Sawit ( PKS) yang ada di daerah itu hanya membeli TBS Sawit dikisaran harga Rp 1.095/Kg.

Padahal, jelas Helmi, Surat Edaran Ditjen Perkebunan secara jelas meminta seluruh PKS mematuhi Permentan 01 Tahun 2018 dan Pergub Tataniaga TBS.

"Kami meminta kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah jangan menutup mata terkait hal ini,  Disbun Aceh maupun Kabupaten Aceh Selatan juga harus segera turun lapangan mencari solusi," kata Helmi.

Menurut Helmi, alasan pengusaha sawit yang mengatakan mereka sedikit menyerap TBS sawit petani karena tangki penyimpanan minyak sawit masih penuh juga harus dilakukan pengecekan secara mendalam oleh pihak berwenang.

Supaya hal tersebut tidak hanya menjadi modus para pengusaha sawit untuk membeli harga TBS Sawit dengan harga murah.

Baca juga: Petani Enggan Panen Sawit Akibat Harga Anjlok, Harga di Pabrik dari Rp 1.420 - Rp 1.560/Kg

"Kami dari Apkasindo Aceh Selatan mendorong pihak berwenang seperti Distanbun Aceh maupun Kepolisian turun ke lapangan dengan melibatkan semua unsur termasuk perwakilan petani sawit.

Untuk melakukan pemeriksaan benar tidak alasan harga sawit murah itu karena tangki minyak di PKS itu penuh? Sehingga tidak ada permainan yang merugikan masyarakat," ucap Helmi.

Helmi juga menyebutkan, Apkasindo Aceh Selatan sepakat dengan usulan Ketua Umum Apkasindo Gulat Manurung agar Kementerian Perdagangan (Kemendag) membuka pasar lelang CPO dan TBS hasil petani sawit diolah menjadi CPO oleh PKS milik PT Perkebunan Nusantara.

Selain itu, sebagaimana usulan Ketua Umum Apkasindo, pihaknya juga meminta agar Pemerintah segera melakukan revisi Peraturan Menteri Pertanian No.1 tahun 2018 agar tidak ada disparitas antara TBS hasil kebun mitra dan kebun swadaya serta adanya revisi beleid.

Supaya memuat konsekuensi hukum Pidana dan Perdata tegas apabila tidak patuh terhadap harga yang ditetapkan Dinas Perkebunan.(*)

Baca juga: VIDEO Harga TBS Sawit di Abdya Makin Anjlok, Petani Mulai tak Bergairah Panen

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved