TKW Aceh Disiksa
Wanita Caleue yang Dijual Sepupunya ke Malaysia Dijemput Langsung Ketua DPRK Pidie di Kuala Namu
Mahfuddin menyebut dirinya bersama staf akan membawa langsung keluarga WD untuk menjemputnya langsung di Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
Warga Caleue yang Dijual Sepupunya ke Malaysia Akan Dijemput Langsung Ketua DPRK Pidie di Kuala Namu
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, Mahfuddin Ismail dijadwalkan akan menjemput langsung WD di Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara pada Selasa (28/6/2022) pagi.
WD merupakan warga Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie yang diduga dijual oleh sepupunya sendiri dan disikasa majikan di Malaysia.
Saat dihubungi Serambinews.com, Senin (27/6/2022) siang, Politisi Partai Aceh itu akan bertolak menuju Sumatera Utara pada hari ini, Senin (27/6/2022).
Mahfuddin menyebut dirinya bersama staf akan membawa langsung keluarga WD untuk menjemputnya di Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara.
“Alhamdulillah WD sudah bisa pulang ke Aceh, karena Bandara Sultan Iskandar Muda belum di buka untuk penerbangan international, maka kami sepakat bersama keluarga korban untuk menjemput langsung korban ke Medan,” ujarnya.

Baca juga: Wanita Asal Caleue Pidie yang Diduga Dijual Kakak Sepupunya ke Malaysia, Besok Pulang ke Aceh
Biaya kepulangan WD ke kampung halamannya sepenuhnya ditanggung oleh Mafuddin Ismail.
“Dengan Izin Allah semua biaya terkait dengan pemulangan ini saya tanggung semuanya,” ucapnya yang begitu fokus pada kasus ini.
WD bisa dipulangkan ke Aceh setelah dirinya berkomunikasi intens dengan keluarga korban, Ketua Sosialiasai Ummah Bansigom Aceh Tgk Bukhari Ibrahim dan Ketua Komunitas Bireuen Bersatu Aceh-Malaysia Haikal.
“Bahwa korban WD sudah bisa di bawa pulang ke Aceh setelah semua proses administrasinya selesai dilakukan oleh ketua dan relawan SUBA Malaysia,” ujar Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail.
Karena itu, atas nama Masyarakat Pidie ia mengucapkan terima kasih kepada Tgk Bukhari, Haikal, serta seluruh warga Aceh yang ada di Malaysia.
“Kami berharap kepada persatuan rakyat Aceh di Malaysia untuk terus bersatu untuk membantu masyarakat Aceh di Malaysia terutama mengadvokasi kasus - kasus yang menimpa rakyat Aceh di Malaysia,” ucapnya.
“Kepada masyarakat Pidie mohon doanya semoga korban WD selamat sampai ke Pidie dan bisa bersama masyarakat dalam meniti masa depan yang lebih baik kedepan,” sambung Mahfuddin.
Baca juga: Gadis Caleue Pidie Jadi Koban Perdagangan Manusia, Dijual Sepupu Sendiri Hingga Disiksa di Malaysia
Sementara itu, terkait ‘janji’ yang diutarakan pihak Dinas Sosial Aceh beberapa waktu lalu yang menyebut siap untuk memfasilitasi kepulangan WD ke Aceh, ia merasa kecewa.
"Hasil Komunikasi saya dengan Ketua SUBA dan Haikal di Malaysia disebutkan bahwa maksud fasilitasi oleh Dinsos Aceh yaitu menjemput korban WD sesampainya di Indonesia,"