Video
VIDEO Robur, Bus Penuh Kenangan Mahasiswa Tempo Doloe
Robur, pernah menjadi urat nadi transportasi mahasiswa, untuk rute Kopelma Darussalam – Pusat Kota Banda Aceh pada era 70-an hingga awal 2000-an.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Teuku Fauzan
Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Robur, pernah menjadi urat nadi transportasi mahasiswa, untuk rute Kopelma Darussalam – Pusat Kota Banda Aceh pada era 70-an hingga awal 2000-an.
Setiap hari, bus ini mengangkut ini ribuan mahasiswa dari tempat tinggal menuju kampus dan sebaliknya.
Dulu, era 80-an, mahasiswa yang memiliki kendaraan pribadi bisa dikatakan hanya hitungan jari.
Sehingga hampir semua mahasiswa Universitas Syiah Kuala maupun IAIN Ar Raniry, yang kini menjadi UIN, memiliki kenangan indah dengan bus ini.
Teriakan Darma Darma, Apung, Kramat, Jambo Tape, Lorong Mangga, Mesra, Simpang Galon, selalu terdengar dari kernet Robur kala itu.
Mahasiwa hanya dikenakan ongkos 50 rupiah.
Baca juga: Bus Sekolah Tua, Seperti Robur di Depan Fakultas Ekonomi Unsyiah, Disulap Jadi Hotel Mini
Kini, bus bermerk Robur, keluaran pabrik Volkseigener Betrieb VEB Robur-Werke Zittau dari Jerman Timur itu sudah tak beroperasi lagi, karena usianya.
Namun kita masih bisa melihat wujudnya di kompleks klinik USK, di seberang gedung AAC Dayan Dawood atau Fakultas Ekonomi.
Bus yang sudah rusak itu dipajang di bawah pohon besar.
Bahkan kerap dijadikan lokasi berfoto mahasiswa dengan toga di kala wisuda.
Kini, robur sudah usang dan menjadi bangkai tua.
Tapi mantan penumpang robur, menyebar ke seluruh penjuru mata angin, mewarnai jalannya kiprah negeri ini.(*)
Narator: Siti Masyithah
Baca juga: Pengamat Usul Tanda Silang di Kursi Transportasi Umum Dicopot, Lebih Baik Kurangi Kursi Penumpang