Rabu, 15 April 2026

Berita Aceh Selatan

Sering Terjadi Bencana, Pemkab Aceh Selatan Gandeng USK Susun Kajian Risiko Bencana

Pemkab Aceh Selatan menggandeng Universitas Syiah Kuala (USK) untuk menyusun kajian risiko bencana.

Penulis: Taufik Zass | Editor: M Nur Pakar
For: Serambinews.com
Wakil Rektor IV USK, Dr. Ir. Taufik S., M.Eng., IPU bersama Kepala Badan Pelaksana BPBD Aceh Selatan, H. Zainal A, S.E., M.Si menandatangani naskah kerja sama USK dan BPBD Aceh Selatan di Balai Senat USK, Jumat 1 Juli 2022 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM,TAPAKTUAN - Pemkab Aceh Selatan menggandeng Universitas Syiah Kuala (USK) untuk menyusun kajian risiko bencana.

Hal itu dituangkan dalam bentuk kerjasama Pusat Riset Tsunami dan Mitigasi Bencana (TDMRC) dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan, Jumat (1/7/2022).

Kerjasama itu untuk melakukan penyusunan dokumen kajian dan peta risiko bencana.

Wakil Rektor IV USK, Dr Ir Taufiq Saidi M Eng IPU bersama Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, H Zainal A, SE, M.Si menjadi perwakilan kedua belah pihak.

Keduanya, yang membubuhkan tanda tangan di Balai Senat Kampus Banda Aceh, Jumat (1/7/2022).

"Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Banjir Aceh Selatan yang akan dibuat ini, sepenuhnya untuk kepentingan Pemerintah dan masyarakat Aceh Selatan," kata Taufiq Saidi.

Baca juga: Pemkab Aceh Selatan Terima Penghargaan Penyaluran Dana Desa Tercepat Tahap I Tahun 2022

Dia mengatakan, UPT Mitigasi Bencana/TDMRC USK sebagai pusat unggulan IPTEK perguruan tinggi dalam bidang kebencanaan.

Dimana, fokus utamanya pada sosialisasi penelitian, pendidikan mitigasi, dan pengurangan risiko bencana di Indonesia, maupun negara-negara Asia lainnya yang rawan bencana.

"Maka USK merasa terpanggil untuk melaksanakan kegiatan penyusunan dokumen kajian dan peta risiko bencana banjir di Aceh Selatan," ungkapnya.

Lebih jauh, Taufiq Saidi menerangkan, mitigasi bencana merupakan hal yang sangat penting untuk menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan.

"Sebagai manusia, bencana memang bisa terjadi kapan saja, namun dengan pengetahuan, pencegahan bisa diproteksi sejak dini," jelasnya.

"Apalagi USK, yang paskatsunami Aceh menjadi rujukan dunia dalam hal mitigasi bencana," ujarnya.

Baca juga: Kebakaran Lahan Kembali Landa Aceh Selatan, Terjadi di Trumon dan Bakongan, Begini Kondisinya

Meskipun tidak dapat dihindari, lanjutnya, namun risiko banjir dapat diminimalkan.

Khususnya, melalui penerapan strategi manajemen dan mitigasi yang tepat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved