Breaking News:

Video

VIDEO Konflik Rusia vs Ukraina, Ternyata Ini Penyebabnya Dijelaskan Dubes Rusia untuk Indonesia

Lyudmila banyak menceritakan tentang kondisi terkini perang Rusia dengan Ukraina yang sudah berlangsung sekitar empat bulan terakhir

Editor: Syamsul Azman

SERAMBINEWS.COM - Harian Serambi Indonesia mendapat kesempatan untuk melakukan wawancara eksklusif dengan Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgina Vorobieva, secara virtual, Kamis (30/6/2022).

Selama 30 menit, Lyudmila banyak menceritakan tentang kondisi terkini perang Rusia dengan Ukraina yang sudah berlangsung sekitar empat bulan dan tanpa ada kepastian kapan akan berakhir.

Wawancara Eksklusif ini dipandu News Manajer Serambi Indonesia Bukhari M Ali langsung dari Studio Serambi on TV.

Wawancara terselenggara difasilitasi oleh Helmy N Hakim Ketua Lembaga Persahabatan Aceh Rusia (LP-ARUS).

Apa sebetulnya yang diinginkan Rusia terhadap Ukraina?

Apakah benar Rusia merasa tersinggung karena Ukraina dianggap terlalu dekat bahkan pro Amerika Serikat? Alasannya bukan karena mereka (Ukraina) pro Amerika Serikat.

Tapi di tahun 2014 ketika pemerintah mereka yang pro dengan barat itu muncul.

Kemudian ada konflik yang terjadi di dua daerah di sana (Donetsk dan Luhansk) dan ternyata dua daerah tersebut dominan berisi warga Rusia dan mereka bisa berbahasa Rusia.

Intinya, kejadian ini membuat konflik di sana berlangsung sejak tahun 2014.

Setelah tahun 2014, lebih dari 14.000 (warga Ukraina) yang terlibat dalam konflik ini berusaha meminta Kyiv untuk menghentikannya.

Setelah konflik itu terjadi, Kyiv tidak setuju dengan permintaan tersebut.

Dan, konflik terus terjadi hingga banyak orang yang jadi korban, tapi tidak diberitakan oleh media barat.

Ternyata, ini jadi kesempatan bagi media barat untuk menjadikan dua belah pihak sebagai negara yang bertolak belakang.

Dan mereka (Ukraina) membuat untuk join dengan NATO bahkan mereka sampai membuat berita lebih baik kita bikin senjata berbasis nuklir.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved