Minggu, 26 April 2026

Berita Aceh Tenggara

Ketua IDI Aceh Lantik Pengurus IDI Cabang Aceh Tenggara

Ketua IDI Aceh Tenggara berharap dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun Kesehatan di kabupaten tersebut.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Aceh, Dr dr Safrizal Rahman SpOT MKes (dua dari kiri) berfoto bersama usai melantik pengurus IDI Cabang Aceh Tenggara periode 2022 - 2025 di Aula Bappeda Kabupaten Aceh Tenggara 

Laporan Asnawi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Aceh, Dr dr Safrizal Rahman SpOT MKes melantik pengurus IDI Cabang Aceh Tenggara periode 2022 - 2025 di Aula Bappeda Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (2/7/2022).

Sebagai Ketua IDI Cabang Aceh Tenggara, dr Ike Yoganita Bangun SpB. Wakil Ketua dr Belagar Harmoko WF, Sekretaris dr Bayu Andika MM, Wakil Sekretaris dr Saidi Rijal MKM, Bendahara, dr Sri Fitriani Sp THT-KL, Wakil Bendahara, dr Mardiana.

Selain pelantikan juga digelar seminar ilmiah " update ilmu kegawat daruratan" dihadiri Dandim 0108 Agara, Letkol Inf Robby Firdaus, Kajari Agara, Syaifullah SH MH, Waka Polres Agara, Kompol Ichsan, Asisten III Setdakab, Sudirman Spd Mpd.

Ketua IDI Cabang Aceh Tenggara, dr Ike Yoganita Bangun SpB, mengharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun Kesehatan di Aceh Tenggara.

"Mari kita ciptakan Agara sehat, Agara hebat," imbuh dr Ike Yoganita Bangun SpB yang disambut tepuk tangan pengurus IDI Agara.

Sementara itu, Ketua IDI Provinsi Aceh, Dr dr Safrizal Rahman SpOT MKes, mengatakan, medis adalah orang - orang yang berjanji mengabdi kepada masyarakat.

Sebagai ASN dokter adalah jam bekerjanya adalah nyawa manusia, jadi tidak ada batasan kita bekerja untuk melayani masyarakat. Apa yang menjadi keluhan masyarakat dimana para medis tidak memperhatikan keluhan masyarakat. Ini harus kita koreksi dan menjadikan untuk instrospeksi diri.

"Orang -orang sakit tidak banyak meminta, hanya saja mereka minta sedikit perhatian dari kita sebagai medis," ujar Dr dr Safrizal yang juga putra terbaik Agara itu.

Di sisi lain, Dr dr Safrizal, menyinggung, angka Stunting di Aceh tinggi mencapai 33,2 persen. Dan, ini jauh dari rata-rata Nasional yang 28 persen. Target pemerintah Pusat pada tahun 2024, angka stunting di Indonesia 14 persen.(*)

Baca juga: VIDEO VIRAL Kisah Ibu Guru Dapat Perlakuan Berbeda dari Mantan Muridnya yang Dokter dan Pemotor

Baca juga: Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Perampokan yang Lucuti Pakaian Korban di Aceh Tenggara

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved