Selasa, 5 Mei 2026

Internasional

Arab Saudi Bantu Warga Terkena Dampak Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Dampak Perang Ukraina-Rusia

Kerajaan Arab Saudi akan membantu warganya yang terkena dampak kenaikan harga kebutuhan pokok, akibat perang Rusia-Ukraina.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi akan membantu warganya yang terkena dampak kenaikan harga kebutuhan pokok, akibat perang Rusia-Ukraina.

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) telah mendesak lembaga pemerintah memikirkan warga Arab Saudi yang paling membutuhkan di tengah meningkatnya biaya kebutuhan pokok.

Memimpin pertemuan Dewan Urusan Ekonomi dan Pembangunan, MBS menekankan peran penting kementerian dan lembaga pemerintah.

Khususnya, dalam memantau perkembangan internasional, lapor Saudi Press Agency (SPA), Senin (4/7/2022).

Termasuk rantai pasokan makanan, pemantauan pasar, ketersediaan produk dan tingkat harga.

Namun, katanya, harus melindungi dan mendorong persaingan yang sehat.

Baca juga: Jika Sanksi AS dan Eropa ke Rusia Berlanjut, Harga Minyak Bakal Meroket Sampai Rp 35 Ribu Per Liter

Bahkan, harus memerangi dan mencegah praktik monopoli yang mempengaruhi persaingan yang sah atau kepentingan konsumen, tambahnya MBS.

Selama pertemuan yang diadakan di Jeddah, Dewan meninjau sejumlah masalah ekonomi dan pembangunan.

Termasuk presentasi tentang tingkat harga sejumlah produk di pasar Kerajaan.

Dimana, telah diajukan oleh Kementerian Perdagangan dengan partisipasi Kementerian Lingkungan, Air. dan Pertanian, dan Kementerian Ekonomi dan Perencanaan.

Dewan juga diberi pengarahan tentang perkembangan kesehatan terkait Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan.

Baca juga: Harga Emas Turun, Rusia Turunkan Pajak Ekspor Gandum, Indonesia Naikkan Kuota Ekspor Minyak Sawit

Presentasi tersebut mencakup pembaruan menyusul keputusan mencabut tindakan pencegahan terkait pandemi Covid-19.

Selain itu, juga ada laporan pembaruan tentang pemberian vaksin Covid-19.

Kemudian, persiapan yang paling menonjol untuk musim haji tahun ini, dan situasi epidemiologis internasional.

Dewan juga menindaklanjuti paparan berkala yang disampaikan Kementerian Perekonomian dan Perencanaan terkait analisis pembukaan kegiatan ekonomi dan dampak pandemi.

Dewan telah mengambil rekomendasi yang diperlukan tentang masalah ini.(*)

Baca juga: Kanselir Jerman: Rusia Kembali Menjadi Ancaman Bagi Eropa dan NATO

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved