Internasional

Arab Saudi Perkuat Sistem Haji Pintar, Didukung Teknologi Paling Canggih

Kerajaan Arab Saudi terus memperkuat sistem smart haji atau haji pintar seusai pertama kali diluncurkan pada 2019 atau sebelum pandemi Covid-19 meleda

Editor: M Nur Pakar
()
Panduan e-manual Ibadah Haji di Arab Saudi 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi terus memperkuat sistem Smart Haji atau Haji Pintar seusai pertama kali diluncurkan pada 2019 atau sebelum pandemi Covid-19 meledak.

Pada Musim Haji 2022 ini, Arab Saudi menyematkan teknologi paling canggih, sehingga jamaah haji nyaman melaksanakan ibadah haji.

Program itu yang telah diresmikan oleh Raja Salman pada 2019, masuk rencana reformasi utama Arab Saudi sebagai bagian dari Visi 2030.

Dilansir Arab News, Senin (4/7/2022), program ini untuk menampung sejumlah besar jamaah haji agar memiliki akses ke Dua Masjid Suci.

Kemudian, memastikan mereka memiliki akses ke layanan berkualitas tinggi melalui teknologi paling canggih, dan meningkatkan pengalaman budaya dan spiritual mereka.

Sistemini juga berusaha memastikan para jamaah haji dengan selamat kembali ke negara asal mereka setelah menyelesaikan semua ibadah haji mereka.

Baca juga: Masjidil Haram Siapkan Gelang Pintar ke Anak, Jika Tersesat, Cepat Ditemukan

Kementerian Haji dan Umrah telah mengintegrasikan sistem cerdas untuk mempromosikan perjalanan yang aman bagi para jamaah selama mereka tinggal di kota-kota suci.

Fase pertama sistem pintar diluncurkan pada tahun 2019 untuk membantu para jamaah haji dalam pergerakan dan keamanan mereka.

Sejak itu, kementerian telah berkolaborasi dalam transformasi digital dengan perusahaan teknologi dan mitra strategis.

Sehingga, mampu menerapkan solusi cerdas dan memfasilitasi kelancaran implementasi semua layanan haji.

Seperti mengadopsi program e-gelang untuk keselamatan semua jamaah, dimana menyimpan data penting dan memberi mereka dukungan.

Baca juga: Tim Kota Medis Mekkah Berhasil Selamatkan Nyawa Jamaah Haji Iran dari Ambang Kematian

Wakil Sekretaris Kementerian Mohammed Al-Bijawi mengatakan:

“Kami memiliki indikator kinerja yang menunjukkan kesiapan lengkap untuk memberikan pengalaman luar biasa bagi para jamaah haji."

Kerajaan juga telah meluncurkan aplikasi bernama Smart Pilgrim untuk cara mudah melakukan pemesanan umrah, bahkan oleh jamaah dari luar negeri.

“Kami tertarik untuk menggunakan teknologi dalam haji dan menggunakan kartu pintar untuk berkontribusi pada pergerakan jamaah dan kecepatan akses ke situs mereka," ujarnya.

"Itu akan diterapkan pada haji tahun ini,” kata Menteri Haji dan Umrah Tawfiq Al-Rabiah.(*)

Baca juga: Menag Yaqut Tiba di Tanah Suci, Minta Jamaah Haji Jaga Kesehatan Jelang Wukuf di Arafah

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved