Rabu, 29 April 2026

Berita Banda Aceh

Jelang Berakhir Jabatan, Nova Iriansyah Lantik Tiga Kadis Serta Dirut PT Pema dan Kepala BPKS

Sehari sebelum berakhirnya masa jabatannya, Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, melantik tiga Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) baru

Editor: bakri
SERAMBINEWS/MASRIZAL
Gubernur Aceh Nova Iriansyah melantik Ali Mulyagusdin sebagai Dirut PT Pembangunan Aceh (Pema) dan Junaidi sebagai Kepala BPKS yang baru di Restoran Pendopo Gubernur, Senin (4/7/2022). 

BANDA ACEH - Sehari sebelum berakhirnya masa jabatannya, Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, melantik tiga Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) baru di Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (4/7/2022) pagi.

Ketiga pejabat yang dilantik itu adalah Almuniza Kamal SSTP MSi sebagai Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Zalsufran ST MSi sebagai Kadis Peternakan Aceh, serta Azhari SAg MSi sebagai Kadis Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Aceh.

Ketiga kadis yang dilantik tersebut merupakan hasil seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama lingkungan Pemerintah Aceh sesuai dengan rekomendasi Surat Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Nomor: B-2317/JP 00.00/06/2022 tanggal 28 Juni 2022.

Untuk diketahui, Almuniza Kamal menggantikan Jamaluddin SEAk MSi yang sebelumnya dimutasi menjadi Kepala Inspekorat Aceh.

Jamaluddin menggantikan Ir Zulkifli MM yang memasuki masa pensiun.

Sementara Zalsulfran menggantikan drh Rahmandi MSi yang mengundurkan diri.

Sedangkan Azhari menggantikan Ir Helvizar Ibrahim yang juga memsuki masa pensiun.

Dalam sambutannya, Gubernur berpesan agar ketiga kepala SKPA tersebut memahami kembali RPJMA sebagai landasan dalam merumuskan program kerja.

Hal tersebut, menurut Nova, penting agar semua target dalam RPJMA dapat tercapai semaksimal mungkin pada tahun terakhir dirinya memimpin Aceh.

Baca juga: Ini Pendapatan Aceh Selama Nova Iriansyah Menjabat Plt hingga Gubernur Aceh, Berapa Jumlahnya?

Baca juga: Nova Iriansyah Akan Ditabalkan Sebagai Nama Jalan Blangkejeren-Kutapanjang, Begini Penjelasan Bupati

"Baca kembali dan pahami Pakta Integritas yang telah saudara tandatangani.

Kita semua harus bergerak ke arah yang sama, dan arah itu ada pada dokumen-dokumen yang sudah ditetapkan dalam ketentuan kita," ucap Nova.

Gubernur juga meminta mereka yang dilantik sebagai Kepala SKPA itu tak hanya sekedar menjadi pejabat, namun juga sebagai pemimpin yang memberi contoh teladan terutama bagi bawahannya.

Ketiga pejabat baru tersebur juga dituntut untuk membangun tim kerja yang kompak, solid, dan kolaboratif.

"Bangun komunikasi dengan berbagai pihak terkait.

Di tempat ini harus banyak bekerja dan banyak berkomunikasi.

Tidak cukup hanya banyak bekerja, namun kurang berkomunikasi.

Kerjakan kedua itu dengan sebaik- baiknya, secara berimbang dan terukur," harapnya.

Nova menambahkan, saat ini Pemerintah Aceh sedang melakukan percepatan program pembangunan tahun 2022.

Ia berharap ketiga Kepala SKPA baru itu dapat berperan menyukseskan program kerja sesuai janji dan komitmen.

"Kepada pejabat yang baru dilantik, selamat atas kepercayaan yang diberikan.

Selamat bekerja.

Hari ini (kemarin-red) adalah hari terakhir saya menjabat sebagai Gubernur Aceh.

Lanjutkan perjuangan dalam membangun Aceh dan mewujudkan masyarakat Aceh yang sejahtera," pinta Nova dalam pelantikan yang turut dihadiri Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes, dan sejumlah Kepala SKPA.

Lantik Dirut PT Pema dan Kepala BPKS

Sementara pada Senin (4/7/2022) sore, Nova melantik Ali Mulyagusdin sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pembangunan Aceh (Pema) Periode 2022-2026 serata Junaidi sebagai Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS).

Pelantikan itu berlangsung di Restoran Pendopo Gubernur Aceh.

Ali Mulyagusdin menggantikan Zubir Sahim yang sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan itu sejak Juni lalu.

Sedangkan Junaidi yang merupakan mantan Asisten II Sekda Aceh dan Kadis Perhubungan Aceh menggantikan T Zulkarnain yang juga mundur.

"Saya percaya saudara akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan," kata Gubernur Nova saat melantik keduanya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Nova juga mengangkat Mawardi sebagai Asisten II Setda Aceh menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Junaidi.

Gubernur dalam sambutannya antara lain mengatakan, sejak terbentuk tiga tahun lalu, PT Pema sudah menunjukkan kinerja yang sangat memuaskan.

"Saya berharap Dirut yang baru dilantik serta jajaran direksi dapat terus menjalankan kegiatan sesuai dengan business plan yang sudah ditetapkan," katanya.

Kepada jajaran direksi, Nova meminta agar bekerja lebih keras dan profesional sehingga sumber daya alam Aceh dapat dimanfaatkan dengan sebesar-besarnya untuk peningkatan kemajuan daerah.

Gubernur juga menyampaikan beberapa pesan untuk Kepala BPKS yang baru.

Menurutnya, keberadaan BPKS sangat penting dalam mendukung pengelolaan Pulau Weh (Sabang) dan Pulo Aceh sebagai wilayah kerjanya.

"Hal yang perlu dikembangkan oleh kepala BPKS adalah penggelolaan Pelabuhan Sabang yang lebih baik lagi dengan mengikuti tren perkembangan zaman," pesan Nova.

Ia juga meminta jajaran BPKS untuk melakukan koordinasi yang baik dengan berbagai stakeholder, khususnya dengan anggota Dewan Kawasan Sabang (DKS) yaitu Wali Kota Sabang dan Bupati Aceh Besar.

"Antara BPKS dengan PT Pema harus bersinergi secara mutualistik yang saling menguntungkan.

Banyak historis di kedua institusi ini," demikian Nova Iriansyah.

Seperti diketahui, Ir H Nova Iriansyah MT akan mengakhiri masa jabatan sebagai Gubernur Aceh pada Selasa (5/7/2022) hari ini.

Setelah itu, Aceh akan dipimpin oleh penjabat (Pj) Gubernur hingga terpilihnya Gubernur definitif dalam pilkada serentak 2024 nanti. (mas/her)

Baca juga: Dari Pagi hingga Sore, Nova Iriansyah Tuntaskan 7 Agenda

Baca juga: Hari Terakhir Masa Jabatan Gubernur Aceh, Nova Iriansyah Tuntaskan 7 Agenda dari Pagi hingga Sore

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved