Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Terjebak Badai di Pulau Banyak, Warga Perancis Berhasil Diselamatkan

Kapal yang ditumpangi dua wisatawan asing itu mengalami rusak mesin dan terjebak badai di perairan antara Pulau Palambak dengan Pulau Rangit.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Taufik Hidayat
Dok SAR Kepulauan Banyak
Dua wisatawan asal Prancis yang terjebak badai di antara Pulau Rangit dengan Pulau Palambak, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, berhasil dievakuasi ke Pulau Balai, Selasa (5/7/2022) dini hari. 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Dua warga Prancis terjebak badai saat  hendak berlibur ke Pulau Palambak, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil.

Setelah kapal tradisional yang dinakhodai Rais warga Pulau Banyak, alami keruskan mesin di antara Pulau Rangit dengan Pualu Palambak. 

Dua perempuan asal Prancis tersebut Pauline Marie Simone Auffret (29) dan Mathilde Beatrice Marie Ceyrolle (28).

Beruntung wisatawan asing itu berhasil diselamatkan kapal milik Keuchik Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, yang dekat dari lokasi korban setelah dihubungi Satgas Search And Rescue (SAR) Kepulauan Banyak. 

Dari lokasi, korban dibawa ke penginapan Putri di Pulau Balai, ibu kota Kecamatan Pulau Banyak, Selasa (5/7/2022) sekitar pukul 01.20 WIB. 

Menurut informasi dua warga Perancis itu kembali melanjutkan liburan di Pulau Banyak. Hanya saja beralih ke Pulau Panjang. "Masih melanjutkan liburan, tapi rencananya ke Pulau Panjang, tidak jadi ke Palambak," kata Sekretaris SAR Kepulauan Banyak, Yudistira, Selasa (5/7/2022).

Pauline Marie Simone Auffret dan Mathilde Beatrice Marie Ceyrolle pada  4 Juli 2022 pukul 19.00 WIB malam, naik kapal tradisional dari Pulau Balai menuju Pulau Palambak. Nahas memasuki  perairan antara Pulau Palambak dengan Pulau Rangit, mesin kapal rusak ditengah situasi cuaca buruk.

Mendapat informasi tersebut, Satgas SAR Kepulauan Banyak, yang berada di Pulau Balai, berupaya melakukan evakuasi. Akan tetapi tidak dapat dilakukan atas dasar keselamatan, mengingat angin berhembus kencang. 

Akhirnya tim melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Pulau Baguk, Hardi yang kebetulan sedang melaut di sekitar Pulau Rangit untuk melakukan evakuasi. Korban pun berhasil diselamatkan ke Pulau Balai. 

Cuaca di laut Aceh Singkil, dalam dua hari ini tidak bersahabat. Angin kencang disertai hujan terjadi pada malam hari.(*)

Baca juga: VIDEO Badai Petir dan Hujan Es Seukuran Bola Tenis Terjang Prancis

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved