Geng Motor di Medan Lukai Seorang Ibu Hingga Mata Nyaris Buta, Korban Diserang saat Tawuran
Masna mengalami luka robek di dahi, hingga matanya nyaris dianggakat lantaran kulit dahinya mengelupas setelah dihantam batu oleh para pelaku.
Namun lantaran pihak klinik tidak sanggup mengobati Masnah, wanita paruh baya itu kemudian dibawa ke RSUD dr Pirngadi Medan.
"Dokter menyarakan untuk pengakatan mata, tetapi keluarga sepakat hanya untuk dilakukan penjahitan di dahi saja, karena memikirkan efek samping kalau beliau melakukan pengakatan mata," kata Wawan.
Setelah menjalani jahitan di dahinya, Masnah pun saat ini masih terbaring lemah di ruang perawatan RSUD dr Pirngadi Medan.
"Harapannya kalau bisa geng motor ini bisa lekas ditangkap dan diberantas," kata Wawan.
Wawan mengatakan, bahwa dirinya dan warga lain sebenarnya resah dengan keberadaan geng motor ini.
"Kami juga memohon bantuan dari pihak mana saja untuk turut membantu proses pemulihan beliau dan biaya rumah sakit," pungkasnya.
Terkait kasus ini, Tribun-medan.com masih berupaya mengonfirmasi masalah ini pada aparat kepolisian setempat.
Baca juga: Kejar Geng Motor yang Serang Warga, Anggota Polrestabes Makassar Alami Kecelakaan Tunggal
Geng Motor Ditangkap di Deliserdang
Sebelumnya, personel Polresta Deliserdang menangkap 9 anggota geng motor yang sempat membuat onar di sebuah kafe di Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Senin, (30/5/2022).
Miris, delapan orang di antaranya adalah anak usia di bawah umur yang masih duduk di bangku SMP dan SMA.
Mayoritas mereka berasal dari Kecamatan Lubukpakam dan satu lagi adalah anak Kecamatan Beringin.
Informasi yang dihimpun para tersangka yang diamankan ini tergabung dalam kelompok Geng motor Garuda Hitam (GH).
Seluruhnya sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pengrusakan.
Kasus pengrusakan itu dilaporkan oleh korban A Batubara yang merupakan pemilik usaha cafe.
Mereka dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) Subsider Pasal 406 ayat (1) K.U.H.Pidana dengan ancaman penjara paling lama 5,5 tahun.