Kurban 2022

Kisah Dibalik Kalimat Talbiyah dan Artinya

Para jamaah mengucapkan kalimat Talbiyah (Labbaikallahumma Labbaik). Hukum mengucapkan talbiyah menurut Jumhur ulama adalah sunnah muakkad

Editor: Syamsul Azman

Oleh: Tgk. Saiful Hadi, MT (Kabid Humas dan Publikasi ISAD Aceh)

Islam ditegakkan di atas lima landasan, salah satunya adalah Ibadah haji yang kewajibannya dibebankan bagi setiap muslim yang telah mampu untuk melaksanakannya. Terasa sempurna islam apabila ibadah yang satu ini telah dikerjakan.

Dalam tata laksana ibadah haji, kita sering mendengar para jamaah mengucapkan kalimat Talbiyah (Labbaikallahumma Labbaik). Hukum mengucapkan talbiyah menurut Jumhur ulama adalah sunnah muakkad, oleh karenanya usahakan untuk selalu diucapkan.

Sementara mengenai bentuk dari lafaz Talbiyah, Abdullah bin ‘Umar mengatakan bahwa talbiyah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah,

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ

“Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak (Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu).”

Asal Usul Lafaz Talbiyah

Dalam kitab tafsir al-Qurtuby (13/56), awal mula lafaz tabiyah adalah diucapkan oleh Nabi Ibrahim As, berikut penjelasan dari beliau:

ﺍﻟﺜﺎﻧﻴﺔ : ﻟﻤﺎ ﻓﺮﻍ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ - ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ - ﻣﻦ ﺑﻨﺎﺀ ﺍﻟﺒﻴﺖ ، ﻭﻗﻴﻞ ﻟﻪ : ﺃﺫﻥ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﺎﻟﺤﺞ ، ﻗﺎﻝ : ﻳﺎ ﺭﺏ ! ﻭﻣﺎ ﻳﺒﻠﻎ ﺻﻮﺗﻲ ؟ ﻗﺎﻝ : ﺃﺫﻥ ﻭﻋﻠﻲ ﺍﻹﺑﻼﻍ ؛ ﻓﺼﻌﺪ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﺧﻠﻴﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﺟﺒﻞ ﺃﺑﻲ ﻗﺒﻴﺲ ﻭﺻﺎﺡ : ﻳﺎ ﺃﻳﻬﺎ ﺍﻟﻨﺎﺱ ! ﺇﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻗﺪ ﺃﻣﺮﻛﻢ ﺑﺤﺞ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﻟﻴﺜﻴﺒﻜﻢ ﺑﻪ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻭﻳﺠﻴﺮﻛﻢ ﻣﻦ ﻋﺬﺍﺏ ﺍﻟﻨﺎﺭ ، ﻓﺤﺠﻮﺍ ؛ ﻓﺄﺟﺎﺑﻪ ﻣﻦ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﺃﺻﻼﺏ ﺍﻟﺮﺟﺎﻝ ﻭﺃﺭﺣﺎﻡ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ : ﻟﺒﻴﻚ ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻟﺒﻴﻚ !

ﻓﻤﻦ ﺃﺟﺎﺏ ﻳﻮﻣﺌﺬ ﺣﺞ ﻋﻠﻰ ﻗﺪﺭ ﺍﻹﺟﺎﺑﺔ ؛ ﺇﻥ ﺃﺟﺎﺏ ﻣﺮﺓ ﻓﻤﺮﺓ ، ﻭﺇﻥ ﺃﺟﺎﺏ ﻣﺮﺗﻴﻦ ﻓﻤﺮﺗﻴﻦ ؛ ﻭﺟﺮﺕ ﺍﻟﺘﻠﺒﻴﺔ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ ؛ ﻗﺎﻟﻪ ﺍﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ ، ﻭﺍﺑﻦ ﺟﺒﻴﺮ .

ketika Nabi Ibrahim alaihissalam selesai membangun baitullah, dikatakan pada beliau: "serulah manusia untuk melaksanakan haji" beliau berkata : "wahai Tuhanku! suaraku tidak sampai." Allah berfirman : "berserulah! menyampaikan (suaramu) itu bagianku." kemudian Nabi Ibrohim naik ke gunung abi qubais dan berteriak : "hai manusia! sesungguhnya Allah telah memerintahkan kalian semua untuk melaksanakan haji ke baitullah ini, supaya memberi pahala surga pada kalian dan menyelamatkan kalian dari siksa neraka. maka hajilah kalian!" maka orang-orang yg berada di sulbi orang lelaki dan rahim perempuan menjawab : "labbaikallahumma labbaik."

Maka setiap orang yang menjawab di hari itu akan haji sesuai kadar jawabannya. jika menjawab sekali maka haji sekali. jika menjawab dua kali maka haji dua kali. dan karena itulah berlaku talbiyyah. ibnu abbas dan ibnu jubair bicara mengenai hal itu.

Tafsir al-Qurtubi (13/56)

Demikian sejarah dibalik lafaz talbiyah, semoga kita semua menjawab panggilan Nabi Ibrahim, dan berkesempatan melaksanakan ibadah haji. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved