Sabtu, 25 April 2026

Video

VIDEO - Dua Bulan Setelah Bencana, Dayah Nurul Hikmah Pidie Masih Berlumpur

angunan di kompleks lembaga pendidikan agama ini, masih tertutup lumpur tebal yang telah mengeras. 

|

SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Kondisi Aceh belum banyak berubah setelah dua bulan bencana Siklon Senyar yang melanda Aceh pada 26 November 2025.

Seperti terlihat di Dayah Nurul Hikmah Al-Aziziyah Beureunuen, Kabupaten Pidie, Jumat (23/1/2026). 

Bangunan di kompleks lembaga pendidikan agama ini, masih tertutup lumpur tebal yang telah mengeras. Para santri dan guru pun masih harus berjuang dan tetap belajar di tengah ruang kelas dan asrama yang berlumpur saat hujan dan berdebu saat kering. 

Pada Jumat (23/1/2026), Jamaluddin Jamil ST MM bersama Hasan Basri M. Nur PhD dan tim Kosgoro 1957 Provinsi Aceh menyerahkan bantuan untuk santri dan dewan guru di dayah tersebut. 

Bantuan yang bersumber dari Artha Graha itu diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir.
Hasan Basri M. Nur, akademisi UIN Ar-Raniry, menuturkan bahwa kondisi asrama dayah masih berlumpur hingga kini. 

Kondisi ini juga mendapat sorotan dari perantau asal Pidie yang kini menetap di Malaysia, Jafar Insya Reubee. 
Jafar berharap pemerintah dan pihak terkait lainnya memberikan perhatian serius terhadap pendidikan agama, terutama di daerah terdampak bencana. 

Menurutnya, pendidikan tidak boleh terabaikan dalam situasi bencana.
Dayah, kata Jafar, adalah benteng moral dan spiritual masyarakat. Jika pendidikan agama terabaikan, maka masa depan generasi Aceh juga ikut terancam.(*)

Host   : Dara Nazila 
Editor : Rahmat Erik Aulia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved