Info Haji 2022

Nadzir Wakaf Habib Bugak Asyi Jamu Jamaah Haji Aceh di Mekkah, Dana Baitul Asyi akan Terus Dibagi

Pertemuan ini juga dihadiri Nadzir Wakaf lainnya, yakni Prof Dr Abdurrahman Asyi yang datang langsung dari Jeddah khusus untuk pertemuan tersebut.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Nadzir Wakaf Habib Bugak Asyi Syaikh Abdul Latif Baltou menjamu makan malam perwakilan jamaah haji Aceh di kediamannya di kawasan Aziziyah, Mekkah, Arab Saudi, Minggu (3/7/2022) malam 

Beberapa wakaf tersebut berupa tanah, penginapan, dan unit usaha lain di Mekkah, bahkan ada di sekitaran Masjidil Haram.

Setelah dia bercerita, para tamu dipersilahkan menyantap sajian yang telah disediakan.

Setelah itu, agenda lebih serius diskusi tentang Wakaf Habib Bugak Asyi yang dipimpin Syeikh Abdurrahman Asyi.

Dalam kesempatan tersebut Syeikh Abdurrahman kembali menjelaskan mekanisme pengelolaan Wakaf Habib Bugak Asyi. 

Selain itu, juga juga alasan tahun ini dana Baitul Asyi meningkat menjadi 1.500 Riyal dari sebelumnya 1.200 Riyal.

Baca juga: Jamaah Haji Aceh Terima Rp 5,9 Juta/Orang Dana Wakaf Baitul Asyi

Syeikh juga memaparkan orang yang berhak menerima manfaat wakaf tersebut yakni warga Aceh yang menetap di Mekkah, tapi tak memiliki tempat tinggal.

Warga Aceh yang belajar di Mekkah yang tidak ada beasiswa.

Mereka semua disebut berhak mendapatkan tempat tinggal dari wakaf Habib Bugak Asyi.

Selain itu, jamaah haji dan petugas dari Aceh. Namun karena ada peraturan Indonesia tentang akomodasi jemaah haji Aceh, maka uang pengganti tempat tinggal diberikan 1500 riyal.

Ia juga mengatakan pencairan dana wakaf Habib Bugak Asyi tidak bisa sembarangan, harus ada tanda tangannya dan Syeikh Baltou.

"Tidak ada satu riyalpun yang masuk kekantong pribadi kami, semua dengan cara dan ketentuan yang telah ditetapkan, dan itu menjadi hak nadzir.

Selain itu tidak boleh, harus amanah," ujar Syeikh Abdurrahman, yang merupakan Dokter Spesialis Bedah tulang di Arab Saudi.

Setelah menyampaikan terkait pengelolaan wakaf Habib Bugak Asyi, Abdurrahman yang memakai Asyi diujung namanya menceritakan asal usulnya yang berasal dari Aceh.

Dia mengaku bangga dan sangat senang bertemu dengan orang Aceh, termasuk bernostalgia saat ke Aceh tahun 2016.

Mewakil jamaah dan pemerintah Aceh, Kadis Keuangan Aceh, Azhari menyampaikan ucapan terimakasih tak terhingga kepada para nadzir Wakaf Habib Bugak Asyi yang telah menjaga dan mengelola wakaf ini dengan sangat baik dan amanah.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved