Selasa, 19 Mei 2026

Berita Aceh Singkil

Selama Dua Hari Pabrik Kelapa Sawit di Aceh Singkil Stop Terima TBS Petani

Dari tujuh pabrik kelapa sawit milik perusahaan hanya dua pabrik yang menerima TBS kelapa sawit petani.

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Warga panen sawit di kawasan Singkil Utara, Aceh Singkil 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Selama dua hari pabrik kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil, stop terima tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani. Terhitung mulai, Jumat (8/7/2022) sampai Sabtu (10/7/2022). 

Alasannya ada pekerjaan dan perbaikan di pabrik. Alasan lain, lantaran terjadi antrean mobil pengangkut sawit petani ke pabrik. 

Antrean terjadi karena pabrik membatasi kuota pembelian. Mencegah terjadi antrean maka, selama dua hari tidak menerima sawit petani. 

Berdasarkan informasi dari tujuh pabrik kelapa sawit milik perusahaan hanya dua pabrik yang menerima TBS kelapa sawit petani. Masing-masing PT Delima Makmur dengan harga Rp 910 per kilo dan PT SSM 890 per kilo. 

Selebihnya selama dua hari sementara tidak menerima sawit petani. Seperti PT Ensem tidak menerima sawit selama pada 8 dan 9 Juli 2022 lantaran pekerjaan di pabrik perusahaan tersebut belum tuntas. 

Kondisi serupa dengan PT RPP selama dua hari tak terima sawit petani, lantaran sedang perbaikan boiler pabrik. 

Perusahaan lainnya yang umumkan tidak menerima sawit pada 8 dan 9 Juli 2022 adalah PT PLB1. Alasannya karena terjadi antrean. 

"Menginformasikan kepada Bpk/Ibu Supplier TBS PLB1. Sehubungan dengan kebijakan manajemen, untuk penerimaan TBS dibatasi maksimal 150 ton/ hari, dan untuk hari Sabtu, Minggu, tanggal 9, 10 Juli 2022 tutup libur (tidak menerima TBS),"

"Kondisi unit antrian saat ini tanggal 7 Juli 2022 sebanyak 68 unit, dan akan di bongkar hari Jumat, Senin, Selasa, untuk unit TBS yang masuk hari ini lewat dari jam 18.00 WIB akan dibongkar hari Rabu dan selanjutnya menyesuaikan kondisi.

Demikian informasi kami sampaikan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan kami," demikian bunyi pengumuman yang disampaikan Humas PT PLB Teguh, ketika dikonfirmasi, Jumat (8/7/2022). 

Sementara itu dua pabrik perusahaan kelapa sawit lainnya yang ada di Aceh Singkil, yaitu Socfindo memang tidak terima TBS petani sejak dari awal. Sedangkan Nafasindo, tersiar kabar pabriknya sedang dalam perbaikan.(*)

Baca juga: Harga Sawit di Bawah Rp 1.000 Per Kilo Rugikan Petani Aceh Singkil, Begini Hitungannya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved