Breaking News:

Sean Gelael

Sean Gelael Dkk Gagal Raih Hasil Terbaik di Monza Akibat Mobil Rusak

Seri keempat FIA World Endurance Championship (WEC) dimulai dengan normal. Pembalap kebanggaan Indonesia Sean Gelael...

Editor: Eddy Fitriadi
JAGONYA AYAM KFC Indonesia
Sean Gelael saat merayakan keberhasilannya di podium FIA World Endurance Championship 24 Hours of Le Mans, Minggu (22/8/2021). Sean Gelael Dkk Gagal Raih Hasil Terbaik di Monza Akibat Mobil Rusak. 

SERAMBINEWS.COM - Pembalap WRT, Sean Gelael, Robin Frinjs, dan Rene Rast, belum mendapatkan hasil terbaik pada 6 Hours of Monza di Sirkuit Monza, Italia, Minggu (10/7/2022).

Perjuangan Team WRT #31 tak membuahkan hasil setelah insiden yang terjadi pada mobil di tengah balapan.

Seri keempat FIA World Endurance Championship (WEC) dimulai dengan normal. Pembalap kebanggaan Indonesia Sean Gelael melakukan start dari posisi 8 kelas LMP2.

Dari dua stint yang ia lakukan, Sean menyerahkan kendali pada Rene Rast saat posisi lomba ada di P6.

Meski Sean sempat menerima penalti berhenti di pit selama 10 detik akibat status unsafe release pada pit stop pertama, ia tetap punya kecepatan sehingga berhasil naik posisi.

Setelah Rene, kemudi kemudian berpindah lagi ke Robin Frinjsyang masih ada di P6.

Namun sebuah insiden yang dialami pebalap GTE-Am, Henrique Chaves membuat Safety Car masuk ke trek.

Jarak pun menjadi dekat dan Frinjs memanfaatkan kondisi itu untuk menyusul satu per satu lawan. Sampailah dia di P4, bahkan P3, dengan jarak dengan P1 tak sampai dua detik alias rapat.

Berbekal kecepatan mobil dan Robin, jarak dari P3 ke P1 itu bisa dengan mudah terpangkas atau bahkan membuat kondisi terbalik. Artinya, Robin ada di depan.

Namun selepas masuk pit, Robin terlihat melambat dan bahkan keluar trek. Dia pun masuk pit lagi.

Ditemukanlah selang air ke radiator yang bocor sehingga membuat mesin mobil overheat.

Perbaikan pun dilakukan dan butuh waktu lama, sehingga ketika berhasil kembali melanjutkan lomba WRT #31 sudah tertinggal lebih dari 10 lap dari pebalap terdepan.

Di bagian akhir, Sean memperlihatkan kelasnya dengan konsisten membuat lap time kompetitif walau kondisi mobil tak lagi prima.

Hanya berbekal tenaga dan kemampuan mobil yang ada itulah mereka finis di P12. Ini berarti pada dua balapan beruntun, setelah sebelumnya 24 Hours of Le Mans, WRT #31 gagal memaksimalkan potensi yang ada.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved