Cuaca Buruk
Nelayan Singkil Mulai Melaut di Tengah Ancaman Cuaca Buruk
Sebab cuaca sedang tidak bersahabat, ditandai dengan hujan angin disertai petir yang memicu terjadinya gelombang.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Nelayan di Kabupaten Aceh Singkil, mulai kembali melaut besok, Rabu (13/7/2022) setelah libur Idul Adha 1443 Hijriah selama tiga hari.
Menejalang kembali turun melaut, nelayan terpantau mempersiapkan alat tangkap.
Seperti melakukan perawatan rutin perahu dan memperbaiki jaring yang sobek.
"Besok sudah bisa ke laut," kata Madan nelayan yang biasa menjaring ikan di kawasan Karang Bulu Singkil Utara, Selasa (12/7/2022).
Walau tidak ada yang melaut, namun sejauh ini harga ikan masih stabil.
• Nelayan di Pijay Tidak Melaut Selama 4 Hari, Dikarenakan Hal Ini
• Tinggi Gelombang Capai 6 Meter, Nelayan Diimbau Berhati-hati
Lantaran umumnya warga memiliki stok daging kurban, sehingga permintaan ikan laut turun.
Sementara itu nelayan yang hendak melaut diimbau hati-hati.
Sebab cuaca sedang tidak bersahabat, ditandai dengan hujan angin disertai petir yang memicu terjadinya gelombang.
Nelayan sebaiknya menyampaikan lokasi tujuan melaut.
Agar ketika terjadi hal tidak dinginkan mudah melakukan pertolongan, sebab yang di darat mengetahui titik lokasi.
Kemudian membawa perlengkapan keselamatan serta melaut berkelompok.
Cuaca di Kabupaten Aceh Singkil, sedang tidak bagus.
Hujan disertai angin turun menjelang malam.(*)
• Rusia Lakukan Pemeliharaan Pipa Nord Stream 1, Jerman Khawatir Pasokan Gas Disetop Permanen
• VIDEO Taman Lambung, RTH Yang Terlupakan di Sudut Banda Aceh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nelayan-u89ol.jpg)