Berita Subulussalam
33 Hewan Ternak di Subulussalam Terjangkit Wabah PMK
Wabah PMK ini menjangkiti 33 ekor sapi di Kota Subulussalam, yang tersebar di Kecamatan Simpang Kiri, Penanggalan, dan Sultan Daulat.
Penulis: Khalidin | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Khalidin | Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Wabah Penyakit Mulut dan Kuku ternak dilaporkan telah masuk ke Kota Subulussalam.
Hingga Kamis (14/7/2022) tercatat, 33 ekor sapi yang positif PMK di Kota Subulussalam berdasarkan hasil laporan bidang peternakan Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan setempat.
Kepala Bidang Peternakan Distanbunnakkan Kota Subulussalam, drh Agussalim yang dikonfirmasi Serambinews.com, membenarkan PMK sudah masuk ke Kota Subulussalam.
Puluhan ternak di Kota Subulussalam dilaporkan terjangkit wabah PMK atau penyakit mulut dan kuku tersebar di tiga kecamatan.
Secara rinci dijelaskan, wabah PMK menjangkiti 33 ekor sapi masing-masing di Kecamatan Simpang Kiri, Penanggalan dan Sultan Daulat Kota Subulussalam.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 28 ekor dinyatakan sembuh. "33 ekor terjangkit, 28 sembuh dan kasus kematian masih nihil," terang Agussalim.
Dirincikan juga sebaran PMK terjadi di Kecamatan Simpang Kiri tepatnya Suka Makmur sebanyak 15 ekor.
Lalu di Sultan Daulat Desa Singgersing sebanyak 3 ekor. Kemudian di Desa Dasan Raja, Kecamatan Penanggalan 15 ekor.
Agussalim juga mengatakan kasus PMK mulai terjadi setelah masuknya hewan ternak untuk Idul Adha lalu.
Atas kasus ini pihak terkait melakukan penanganan mulai dari pemantauan lalu lintas ternak, desinfeksi kandang, pemberian vitamin dan pengobatan ternak yang terpapar PMK.(*)
Baca juga: Keroyok Brimob Kompi 2 Yon C Pelopor Subulussalam, 4 Pria Jadi Tersangka