Kamis, 23 April 2026

Luar Negeri

Joe Biden Bertemu Pangeran MBS, Amerika dan Arab Saudi Sepakat Cegah Iran Dapatkan Senjata Nuklir

Kesepakatan antara Washington dan Riyadh tersebut tercapai ketika Presiden AS Joe Biden berkunjung ke Arab Saudi.

Editor: Faisal Zamzami
SAUDI ROYAL PALACE/BANDAR AL JALOUD via AFP
Putra Mahkota Mohammed bin Salman atau Pangeran MBS (kanan) saat bertemu Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kiri) di Istana Al Salam, Jeddah, Jumat (15/7/2022). Foto ini dirilis oleh Istana Kerajaan Arab Saudi atau Saudi Royal Palace. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADHAmerika Serikat (AS) dan Arab Saudi sepakat untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir.

Kesepakatan antara Washington dan Riyadh tersebut tercapai ketika Presiden AS Joe Biden berkunjung ke Arab Saudi.

Dalam pernyataan bersama, Biden menegaskan komitmen berkelanjutan AS untuk mendukung keamanan dan pertahanan teritorial Arab Saudi.

“Dan memfasilitasi kemampuan kerajaan (Arab Saudi) untuk mendapatkan kemampuan yang diperlukan untuk mempertahankan rakyat dan wilayahnya dari ancaman eksternal,” bunyi pernyataan bersama tersebut, sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (16/7/2022).

Teheran dan Riyadh memutus hubungan pada 2016 karena masing-masing mendukung pihak yang berlawanan dalam perang proksi di berbagai wilayah, dari Yaman, Suriah, dan sejumlah tempat lain.

Baca juga: Rusia Mulai Khawatir Kehabisan Senjata, Lirik Drone Iran untuk Tambah Bantuan Tempur di Ukraina

Arab Saudi dan AS menggarisbawahi perlunya untuk lebih mencegah campur tangan Iran dalam urusan internal negara lain serta dukungan mereka untuk proksi bersenjata.

“Dan upayanya untuk mengacaukan keamanan dan stabilitas kawasan,” sambung pernyataan itu.

Kedua belah pihak menekankan pentingnya menjaga arus perdagangan bebas melalui jalur perairan internasional yang strategis seperti Bab al-Mandab dan Selat Hormuz.

Pada 2015, Iran menandatangani pakta dengan enam negara besar untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan keringanan sanksi ekonomi.

Baca juga: AS Pertahankan Opsi Militer, Jika Menjadi Pilihan Terakhir Cegah Iran Memproduksi Senjata Nuklir

Pada 2018, Presiden AS kala itu, Donald Trump, secara sepihak menarik Washington keluar dari pakta tersebut.

Trump kala itu beralsan, pakta tersebut tidaklah cukup untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Sejak saat itu, Iran langsung meningkatkan beberapa kegiatan nuklir.

Sejak Biden terpilih jadi Presiden AS, upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan tersebut terus dilakukan, namun berjalan sangat alot.

Baca juga: Gerindra Rekomendasi TA Khalid Maju Sebagai Calon Gubernur Aceh, 3 Tokoh Ini sebagai Calon Bupati

Baca juga: Hari Ini, 8 Jenazah Korban Penyerangan KKB di Papua Dipulangkan ke Kampung Halaman Masing-masing

Baca juga: Kasus Polisi Intimidasi Pada Wartawan di Rumdin Irjen Ferdy Sambo, 3 Pelaku akan Ditindak Disiplin

Kompas.com: AS dan Arab Saudi Sepakat Cegah Iran Dapatkan Senjata Nuklir

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved