Senin, 11 Mei 2026

Internasional

Arab Saudi Pandang AS Sebagai Mitra Global, Barat Nilai Terjadi Peningkatan Anti-Amerikanisme

Arab Saudi, terutama pemudanya memandang Amerika Serikat (AS) tetap sebagai mitra global mereka.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Berbagai aksi warga Arab Saudi untuk menyikapi kemajuan zaman di era serba teknologi saat ini tanpa melupakan kebersamaan. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Arab Saudi, terutama pemudanya memandang Amerika Serikat (AS) tetap sebagai mitra global mereka.

Para pemuda melihat perjalanan sejarah persahabatan dan ekonomi serta militer yang berawal dari sebuah pertemuan bersejarah.

Pada Februari 1945, Presiden AS Franklin D Roosevelt di atas USS Quincy di Terusan Suez bertemu dengan Raja Abdulaziz, pendiri Arab Saudi.

“Orang-orang Saudi tetap memandang AS sebagai mitra global mereka. meskipun asumsi Barat, anti-Amerikanisme sedang meningkat di wilayah itu," tulis Tony Blar Institute.

Dilansir Arab News, Senin (18/7/2022), responden Arab Saudi memberikan peringkat negara yang paling disukai untuk China, AS, dan Inggris.

Tetapi 66 persen mengatakan paling menginginkan negara mereka bermitra dengan AS.

Baca juga: Sembilan dari 10 Pemuda Arab Saudi Lihat Amerika Serikat Sebagai Sekutu Utama Kerajaan

“Seiring Kerajaan dan rakyatnya membuat langkah dalam mengubah masyarakat dan ekonomi," tambahnya.

Laporan itu menyatakan, sekarang waktunya bagi AS dan sekutunya untuk berinvestasi di negara itu.

Laporan tersebut juga mencatat bagaimana Arab Saudi dengan terampil mengelola menyeimbangkan pelestarian dan promosi warisannya sendiri.

Bahkan, ikut merangkul budaya Barat untuk menyenangkan kaum mudanya.

"Di Arab Saudi yang dulu konservatif, “Visi 2030 memprioritaskan ekspresi budaya dengan tiga tujuan," kata Tony Blair Institute.

  1. Mempromosikan toleransi, profesionalisme, disiplin, keadilan dan transparansi.
  2. Melestarikan warisan budaya dan sejarah Saudi, Arab dan Islam.
  3. Melestarikan dan mempromosikan identitas nasional untuk mewariskannya kepada generasi mendatang.

Baca juga: Warga Arab Saudi Bisa Tinggal 10 Tahun di Amerika Serikat, Visa Kunjungan Ditambah Dua Kali Lipat

Ada juga implikasi komersial meengambil pendekatan global,

Arab Saudi mencari mitra internasional untuk festival, seni, dan museum.

Sektor budaya diharapkan menghasilkan $20 miliar, menciptakan 100.000 pekerjaan, dan berkontribusi 3 persen dari produk domestik bruto pada 2030.

Pada saat yang sama, festival musik dan acara olahraga internasional memanfaatkan perubahan di Timur Tengah.”

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved