Video
VIDEO - Perajin Mesikhat Alas - Gayo Kesulitan Memasarkan Produk
Harga baju gamis motif Alas atau Gayo di jual mencapai Rp 1,500.000, baju bordir biasa Rp 250 ribu.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: m anshar
Laporan Asnawi Aceh | Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Para perajin baju mesikhat (motif) Alas - Gayo di Kuta Buluh Kota Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara, kesulitan memasarkan produk kerajinannya.
Motif khas Alas dan Gayo itu cukup cantik, rapi dan indah bila dipakai kaum wanita maupun lelaki.
Salah Seorang Perajin Baju Mesikhat Gayo - Alas di Kuta Buluh Kota, Asmawati, mengatakan, dirinya sudah puluhan tahun bekerja sebagai perajin mesikhat Alas -Gayo. Dan, sebagai perajin mesikhat turun temurun hingga ke enam anaknya sudah mampu memproduksi sendiri produk tersebut.
Memproduksi pakaian gamis atau rok biasanya mereka membutuhkan waktu yang lamanya seminggu hingga 10 hari kerja. Karena, membuat mesikhat masih sangat tradisional sehingga membutuhkan waktu yang lama agar berkualitas dan rapi.
Harga baju gamis motif Alas atau Gayo di jual mencapai Rp 1,500.000, baju bordir biasa Rp 250 ribu.
Dompet motif Alas - Gayo Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu/buah sesuai ukuran, payung adat Alas Rp 1 juta, sal Rp120 ribu. topi runcing Rp 100 ribu, dan sumpit 100 ribu.(*)
Narator: Suhiya Zahrati
Video Editor: M Anshar