Video
VIDEO Iran Kecam Serangan Mematikan Ukraina ke Kampus Rusia
Iran mengutuk serangan mematikan yang diluncurkan Ukraina terhadap sebuah kampus di Republik Rakyat Luhansk.
SERAMBINEWS.COM - Iran mengutuk serangan mematikan yang diluncurkan Ukraina terhadap sebuah kampus di Republik Rakyat Luhansk.
Wilayah ini diklaim sepenuhnya oleh Rusia setelah aneksasi pada tahun 2022.
Dalam konferensi pers pada Senin (1/6/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menyampaikan sikap.
Menurutnya, serangan terhadap lingkungan akademik merupakan kejahatan perang. Apalagi bangunan yang dihantam rudal adalah asrama putri.
Baghaei lantas mendesak negara-negara Eropa untuk menyampaikan sikap tegas.
Menurutnya, jangan sampai ada standar ganda dalam menyikapi pelanggaran hukum humaniter internasional.
Adapun serangan terhadap asrama putri kampus di Kota Starobilsk terjadi pada 22 Mei 2026.
Total 21 orang meninggal dunia dan 63 lainnya terluka. Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut serangan itu sebagai aksi terorisme.
Ia pun memerintahkan Kementerian Pertahanan untuk mengambil tindakan pembalasan.
Dua hari setelahnya, Rusia menggempur target militer di Kota Kyiv dengan rudal Oreshnik, Iskande, Kinzhal hingga Zircon. (*)
Editor: Aldi Rani
Baca juga: Trump Ngamuk ke Netanyahu? Telepon Panas Ungkap Ketegangan AS-Israel Saat Perundingan Damai Iran
Baca juga: Iran Peringatkan Serangan Israel di Lebanon dan Gaza Bisa Gagalkan Gencatan Senjata dengan AS
Baca juga: Arash-e Kamangir, Senjata Baru Iran yang Diklaim Mampu Lumpuhkan Drone Canggih AS
| VIDEO Iran Warning Israel! Ultimatum Balas Ancaman Penyerangan Beirut |
|
|---|
| VIDEO - Diduga Perselingkuhan Terbongkar, Wanita Muda Jadi Sasaran Amarah di Depan Umum |
|
|---|
| VIDEO - Rusia Murka Kapal Tanker Disita Prancis, Sebut Mirip Pembajakan Internasional |
|
|---|
| VIDEO - Kak Na Rayakan Idul Adha Bersama Warga di Pedalaman Aceh Barat |
|
|---|
| VIDEO - Dramatis! Wanita di Situbondo Terjebak dalam Septic Tank Sedalam 4 Meter |
|
|---|