Selasa, 2 Juni 2026

Video

VIDEO Iran Kecam Serangan Mematikan Ukraina ke Kampus Rusia

Iran mengutuk serangan mematikan yang diluncurkan Ukraina terhadap sebuah kampus di Republik Rakyat Luhansk.

Tayang:
Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Iran mengutuk serangan mematikan yang diluncurkan Ukraina terhadap sebuah kampus di Republik Rakyat Luhansk.

Wilayah ini diklaim sepenuhnya oleh Rusia setelah aneksasi pada tahun 2022.

Dalam konferensi pers pada Senin (1/6/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menyampaikan sikap.

Menurutnya, serangan terhadap lingkungan akademik merupakan kejahatan perang. Apalagi bangunan yang dihantam rudal adalah asrama putri.

Baghaei lantas mendesak negara-negara Eropa untuk menyampaikan sikap tegas.

Menurutnya, jangan sampai ada standar ganda dalam menyikapi pelanggaran hukum humaniter internasional.

Adapun serangan terhadap asrama putri kampus di Kota Starobilsk terjadi pada 22 Mei 2026.

Total 21 orang meninggal dunia dan 63 lainnya terluka. Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut serangan itu sebagai aksi terorisme.

Ia pun memerintahkan Kementerian Pertahanan untuk mengambil tindakan pembalasan.

Dua hari setelahnya, Rusia menggempur target militer di Kota Kyiv dengan rudal Oreshnik, Iskande, Kinzhal hingga Zircon. (*)

Editor: Aldi Rani

Baca juga: Trump Ngamuk ke Netanyahu? Telepon Panas Ungkap Ketegangan AS-Israel Saat Perundingan Damai Iran

Baca juga: Iran Peringatkan Serangan Israel di Lebanon dan Gaza Bisa Gagalkan Gencatan Senjata dengan AS

Baca juga: Arash-e Kamangir, Senjata Baru Iran yang Diklaim Mampu Lumpuhkan Drone Canggih AS

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved