Berita Aceh Utara

Esport Aceh Utara Resmi Bergabung ke KONI, Siap Majukan Olahraga Elektronik

Esport adalah olahraga berbasis teknologi menggunakan Consol Smartphone maupun PC sebagai medianya.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Taufik Hidayat
Dok ESI Aceh Utara
Pengurus Besar Esport Indonesia, Aceh Utara, telah resmi bergabung ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pengurus Besar Esport Indonesia, Aceh Utara, telah resmi bergabung ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Kedatangan pengurus Esport tersebut untuk melakukan Konsolidasi sekaligus menandakan telah resminya pengurus olahraga berbasis teknologi ini bergabung dalam keluarga besar KONI Aceh Utara.

Kedatangan ketua umum ESI Aceh Utara Tajuddin yang diwakili oleh Sekretaris Umum Abu Khaidir  di damping beberapa pengurus lainnya dan di sambut langsung oleh Ketua Harian KONI Aceh Utara Almafuadi, di Kantor KONI setempat bersama pengurus KONI lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Harian KONI Aceh Utara Almafuadi menyampaikan dukungan sebesar-besarnya untuk olahraga baru ini sebagaimana olahraga lainnya.

Dimana dengan bergabungnya esport ini ke dalam keluarga Koni tentunya akan menjadi wadah edukasi untuk Masyarakat tentang Esport dimana sering distigmakan negatif di kalangan masyarakat.

“Kami menyambut positif atas bergabungnya Esport telah terdaftar secara resmi di KONI, dengan begini masyarakat bisa tau dan mengerti bahwa Esport juga bisa jadi wadah mengembangkan bakat anak-anak muda Aceh yang kita tau sangat gemar bermain game,” sebut Almafuadi, kepada Serambinews.com, Kamis (21/7/2022).

Sementara itu Sekretaris Umum ESI Aceh Utara Abu Khaidir menyampaikan, Esport adalah olahraga berbasis teknologi menggunakan Consol Smartphone maupun PC sebagai medianya, dan untuk game yang termasuk dalam Esport adalah game yang menggunakan skil dan strategi dalam bermainnya.

“Jadi sangat tidak benar ketika Higss Domino atau game semacamnya ditafsirkan masuk dalam kategori Esport” jelas Abu Khaidir. 

Ditambahkannya, Olahraga elektronik ini juga sangat menjaga kultur Aceh sebagai daerah Syariat Islam dengan tetap mengedapankan Fatwa-Fatwa dan saran dari Ulama.

“Maka dari itu esport kita upayakan berjalan berdampingan dengan segala adat dan hukum yang berlaku di Aceh,” terangnya. 

Khaidir mengajak siapapun insan pegiat Esport yang ingin bergabung dalam kepengurusan esport Aceh Utara. “Mari sama-sama memajukan Esport Aceh Utara,” pungkasnya.(*)

Baca juga: 10 Atlet Esport Wakili Aceh ke Ajang Fornas di Palembang

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved