Breaking News:

Berita Banda Aceh

Banda Aceh Masuk Daerah Wajib Pakai MyPertamina untuk Beli Solar dan Pertalite, Pendaftaran Dibuka

Kota Banda Aceh menjadi satu-satunya wilayah di Aceh yang masuk dalam daftar daerah wajib menggunakan MyPertamina.

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Mursal Ismail
Mypertamina.id
Daftar daerah terbaru yang wajib mendaftar MyPertamina untuk membeli Pertalite dan Solar, kini ada 50 kota/kabupaten. Kota Banda Aceh termasuk. 

Kota Banda Aceh menjadi satu-satunya wilayah di Aceh yang masuk dalam daftar daerah wajib menggunakan MyPertamina.

SERAMBINEWS.COM - PT Pertamina telah merilis daftar kota terbaru yang wajib melakukan pendaftaran untuk membeli Solar dan Pertalite pakai MyPertamina.

Seperti diketahui, PT Pertamina saat ini sedang melakukan uji coba cara baru pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi, yakni Solar dan Pertalite menggunakan MyPertamina.

Uji coba itu dilakukan secara bertahap, diawali dengan proses pendaftaran diri dan kendaraannya di aplikasi MyPertamina.

Sebelumnya, pendaftaran untuk bisa membeli Solar dan Pertalite pakai MyPertamnnia baru diberlakukan di 13 daerah untuk tahap pertama.

Jangkauannya uji coba ini pun kini telah resmi diperluas di sejumlah wilayah di Indonesia.

Dalam rilis terbaru yang dikeluarkan Pertamina, kini ada 50 daerah yang wajib menggunakan aplikasi MyPertamina untuk membeli Solar dan Pertalite.

Baca juga: Beli Pertalite & Solar Subsidi Harus Pakai Aplikasi MyPertamina, Ini Cara Bagi yang tak Memiliki HP

Ke-50 kabupaten/kota itu tersebar di 27 provinsi, termasuk Aceh.

Kota Banda Aceh menjadi satu-satunya wilayah di Aceh yang masuk dalam daftar daerah wajib menggunakan MyPertamina.

Corporate Secretary Sub Holding Commercial & Trading Pertamina, PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, membenarkan perluasan wilayah ini.

Irto mengatakan, perluasan cakupan uji coba MyPertamina ini telah dimulai sejak minggu lalu.

“Perluasan cakupan uji coba MyPertamina ini dimulai pada minggu lalu,” kata Irto kepada Kompas.com, Kamis (21/7/2022).

Irto mengatakan, pendaftaran cara baru membeli BBM bersubsidi di 50 kabupaten/kota ini masih tetap dibuka, dan tidak dibatasi sampai 30 Juli 2022 seperti uji coba tahap pertama.

"Kami masih buka pendaftaran dan sosialisasinya. Masih belum dibatasi sampai 30 Juli," tutur Irto.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved