Internasional
Pelukis Kontroversial Arab Saudi Akan Membuat Jejak Seni Modern, Ubah Persepsi Karya Tradisional
Seorang pelukis kontroversial Arab Saudi ingin mengubah persepsi publik tradisional tentang seni dengan gaya abstrak modern.
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Seorang pelukis kontroversial Arab Saudi ingin mengubah persepsi publik tradisional tentang seni dengan gaya abstrak modern.
Jana Mousa telah menjadi subyek kritik karena menggambarkan ketelanjangan dan bentuk-bentuk feminin dalam karya seni.
Tetapi didukung oleh keluarganya dan pemerintah Arab Saudi untuk seni, dia tetap bertekad membuka museum seni modern sendiri.
Sehingga, dapat memamerkan karyanya dan karya seniman lain yang sedang naik daun.
“Kesenian saya tidak tradisional, tetapi yang membuat saya kreatif, saya tidak menghubungkan diri saya dengan sebuah ide atau konsep dari satu agenda," jelasnya kepada Arab News, Minggu (24/7/2022).
Baca juga: Inspiratif! Kisah It Sepriadi, 22 Tahun Menekuni Pelukis Sketsa Wajah
"Saya tidak ingin berada di dalam kotak," tambahnya.
“Saya merasa masih banyak orang yang berpegang pada seni tradisional, seni kuda, kaligrafi Arab, dan semacamnya," jelasnya.
"Tetapi ketika mereka melihat seni modern, itu baru bagi mereka, dan reaksinya beragam," katanya.
"Inilah mengapa saya ingin memperkenalkan seni modern kepada publik dan membiarkannya memiliki ruangnya sendiri," harapnya.
Selama penguncian pandemi Covid-19 Mousa menemukan kembali kecintaannya pada lukisan.
Dengan bantuan keluarganya, dia membuat akun media sosial dan mulai memposting karyanya secara online.
“Saya dikritik karena menggambarkan ketelanjangan dan secara umum, gaya modern saya," jelasnya.
Baca juga: Wanita Arab Saudi Mulai Mainkan Peran Penting Dalam Pembangunan Masa Depan Kerajaan
"Setika saya memajang karya saya di Al-Balad (daerah bersejarah Jeddah), saya mendapat komentar bahwa lukisan saya hanyalah corat-coret yang merusak tempat itu," katanya.
"Karena mereka tidak menunjukkan kuda atau pedang, maka, kepada masyarakat, itu tidak dianggap seni," ujarnya.
Tanpa gentar, ia terus memamerkan karyanya di Corniche Jeddah, galeri Culiart Durrat Al-Arus sebagai bagian dari kolaborasi dengan chef Joud Badr dan pada Maret 2022, galeri seni Silence.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pelukis-Arab-Saudi-Jana-Mousa.jpg)