Berita Aceh Jaya
Viral Video Pj Bupati Aceh Jaya Cabut Rumput Liar di Bawah Plang Nama Kantor, Begini Reaksi Publik
Beredar sebuah video yang memperlihatkan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Jaya, Dr Nurdin mencabut rumput liar di bawah plang nama Disparekpora.
Penulis: Riski Bintang | Editor: Saifullah
Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya
SERAMBINEWS.COM, CALANG - Beredar sebuah video yang memperlihatkan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Jaya, Dr Nurdin mencabut rumput liar di bawah plang nama Disparekpora kabupaten tersebut.
Dalam video berdurasi 32 detik itu, Nurdin yang menggunakan kemeja putih dipadu celana berwarna hitam tampak serius membersihkan rumput liar yang tumbuh hingga menutupi plang nama dinas itu.
Terkait aksi itu, salah seorang tokoh muda Aceh Jaya, Chandra Gunawan meminta sang Pj Bupati untuk proposional dalam menjalankan tugas.
Menurut alumni Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (UTU) itu, Pj Bupati harus paham jika dirinya adalah seorang pemimpin yang memiliki kekuasaan yang bisa digunakan, apalagi hanya sekedar membersihkan rumput tersebut.
Seharusnya, urai Chandra, Dr Nurdin memberikan perintah kepada dinas-dinas untuk menjaga kebersihan lingkungan kantor dan jika ditemukan ada yang tidak mendengar perintah, maka akan dilakukan evaluasi.
"Itu bukan tugas Pj. Pj jangan membuang tenaga untuk hal sepele itu, perintahkan dinas untuk membersihkan, jika tidak diindahkan lakukan evaluasi, apabila perlu perintah DLH untuk hal itu," tandasnya.
Baca juga: Terkait Pj Bupati Aceh Jaya Cabut Rumput di Disparekpora yang Videonya Viral, Kadis Langsung Respon
"Banyak hal penting lain yang harus dilakukan, jangan pencitraan, ini Aceh Jaya bukan Jakarta," tukasnya.
"Membuat Aceh Jaya bersih itu tugasnya, tapi cabut rumput itu bukan tugas pak Pj," papar Chandra.
Ia mengharapkan, ada bukti nyata yang diberikan Dr Nurdin dalam 100 hari kerja sebagai Pj Bupati.
"Beberapa hari ini sudah bagus kita lihat, menjalin hubungan dan koordinasi,” urainya.
“Tapi harus diingat, jangan cuma koordinasi tanpa hasil, koordinasi bukan seperti ngomong di warung kopi," tutupnya.(*)