Breaking News:

Berita Banda Aceh

Baitul Mal Aceh Panggil 30 Nazir Wakaf Produktif, Ini Tujuannya

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas para nazir agar lebih profesional dalam mengelola harta wakaf di Aceh.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Taufik Hidayat
FOR SERAMBINEWS.COM
Baitul Mal Aceh (BMA) memanggil 30 pengelola wakaf (nazir) mengikuti bimbingan teknis (bimtek) kenaziran di Banda Aceh, 25-27 Juli 2022. 

Baitul Mal Aceh Panggil 30 Nazir Wakaf Produktif, Ini Tujuannya

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Baitul Mal Aceh (BMA) memanggil 30 pengelola wakaf (nazir).

Ternyata pemanggilan kepada 30 nazir wakaf itu untuk mengikuti bimbingan teknis (bimtek) kenaziran dari Baitul Mal Aceh (BMA).

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas para nazir agar lebih profesional dalam mengelola harta wakaf di Aceh.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Mohammad Haikal di satu hotel Banda Aceh, Selasa (26/7/2022).

Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa nazir yang dibutuhkan adalah yang memiliki sudut pandang kewirausahaan dan mampu mendorong serta menggerakkan umat untuk meningkatkan kesejahteraan.

Baca juga: Baitul Mal Banda Aceh Kunjungi BPRS Hikmah Wakilah, untuk Bangun Kerja Sama

“Dengan demikian akan sangat efektif dalam menyelesaikan masalah-masalah umat di bidang pendidikan, kesehatan, dakwah, syiar, dan pemberdayaan ekonomi,” ujar Mohammad Haikal.

Untuk mewujudkannya, sambungnya, bukanlah pekerjaan instan, melainkan memerlukan nafas panjang.

Karena itu, kata dia, nazir yang profesional sangat dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan keumatan ini.

Mohammad Haikal menyampaikan, setelah bimtek ini para nazir harus segera duduk dan membuat blue print wakaf di Aceh.

Ia meminta para nazir ini untuk merumuskan pola sensus wakaf serta model-model pemberdayaan wakaf produktif yang menjadi rujukan bagi nazir lainnya di Aceh.

Hal itu sejalan dengan semangat yang dicontohkan manajemen wakaf Baitul Asyi di Mekkah.

Baca juga: Baitul Mal Aceh Salur Rp 39,8 Miliar Zakat untuk 28 Ribu Mustahik Se-Aceh

“Kita harus memacu diri kita untuk menjadi wakif atau nazir sehingga menciptakan proyek-proyek wakaf yang monumental,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Baitul Mal Aceh, Abdussalam, mengatakan kegiatan akan diisi sejumlah pemateri yang akan dilaksanakan selama tiga hari sejak 25 -27 Juli 2022.

Ada pun yang menjadi pemateri, yaitu Ketua Dewan Pertimbangan Syariah BMA Prof Alyasa’ Abubakar, Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Aceh, Kepala Inspektorat Aceh, Ketua Badan BMA, dan Kepala Sekretariat BMA.

“Bimtek ini mengangkat tema ‘meningkatkan kapasitas SDM nazir wakaf produktif’ yang diikuti oleh 30 perserta dari 15 Kab/Kota seluruh Aceh,” ungkap Abdussalam.

Ada pun hasil yang diharapkan nantinya, yaitu terbinanya wakaf produktif yang profesional dalam melestarikan harta wakaf, menjadikan nazir berintegritas, serta lahirnya nazir yang mampu membangun kemitraan bisnis dengan lembaga pemerintah dan non-pemerintah. ( Serambinews.com/ar)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved