Sabtu, 30 Mei 2026

Detik-detik Kopda Muslimin Bunuh Diri di Rumah Orangtuanya, Sempat Minta Maaf

Kopda M ditemukan tewas karena menegak racun di rumah orangtuanya di Kendal.

Tayang:
Editor: Amirullah
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Suasana penjagaan di gang menuju rumah orangtua Kopda Muslimin di Rt 2 Rw 1 Kelurahan Trompo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Kopda M tewas dikabarkan bunuh diri tenggak racun 

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas

SERAMBINEWS.COM ,KENDAL - Kabar terbaru kasus penembakan istri anggota TNI di Kota Semarang.

Otak penembakan istrinya, Kopda Muslimin alias Kopda M ditemukan berakhir tragis.

Kopda M ditemukan tewas karena menegak racun di rumah orangtuanya di Kendal.

Saat ini Kodam IV/Diponegoro masih selidiki tewasnya Kopda Muslimin alias Kopda M otak penembak istri yang ditemukan di rumah orang tua kandungnya di Kelurahan Trompo Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal, Kamis (28/7/2022).

Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Bambang Hermanto menerangkan berdasarkan laporan kronologis yang didapat dari Dandim 0715/Kendal, Kopda Muslimin datang ke rumah orang tuanya pukul 05.30 motor Mio J AA2703NC.

Kopda Muslimin mengetuk pintu dan dibukakan oleh bapak kandungnya bernama Mustakim.

Kopda Muslimin masuk ke kamar belakang menemui kedua orang tuannya dan sempat meminta maaf.

Baca juga: Tenggak Racun, Kopda M Ditemukan Tewas di Rumah Orangtua di Kendal

"Saat itu Kopda Muslimin dalam keadaan muntah-muntah dan kemudian Kopda Muslimin berbaring di tempat tidur," jelasnya dalam keterangan pers yang diterima tribunjateng.com.

Ia menuturkan penyebab meninggalnya Kopda M masih dalam proses pendalaman dan akan diadakan penyelidikan.

“Secepatnya akan dilaksanakan proses otopsi kepada jenazah Kopda M untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya,” tandasnya.

Soal alasan kepulangan Kopda M ke rumah orang tua lebih lanjut dijelaskan oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi seusai meninjau lokasi tewasnya Kopda M, Kamis (28/7/2022).

"Kopda M pulang untuk meminta maaf ke orangtua. Dan ini disyukuri oleh orangtuanya," ujarnya.

Kopda Muslimin suami dari Rini Wulandari korban penembakan di jalan Cemara III nomor 7 RT 8 RW 3 Kelurahan Padangsari Kecamatan Banyumanik Semarang. Saat ini Kopda Muslimin sedang diburu Polisi Militer karena diduga terlibat penembakan istrinya.
Kopda Muslimin suami dari Rini Wulandari korban penembakan di jalan Cemara III nomor 7 RT 8 RW 3 Kelurahan Padangsari Kecamatan Banyumanik Semarang. Saat ini Kopda Muslimin sedang diburu Polisi Militer karena diduga terlibat penembakan istrinya. (Dokumentasi Kodam IV/Diponegoro)

Orangtua Kopda M, kata Irjen Luthfi, juga menyarankan anaknya untuk menyerahkan diri.

"Tapi sekitar pukul 05.30 muntah dan Kopda M meninggal pukul 07.00," ujarnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved