Internasional
Demonstran Serbu Kantor Kementerian Energi, Protes Pemadaman Listrik dan Harga Bensin Selangit
Ribuan demonstran menyerbu Kantor Kementerian Energi di Beirut pada Kamis (28/7/2022).
SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Ribuan demonstran menyerbu Kantor Kementerian Energi di Beirut pada Kamis (28/7/2022).
Para pengunjuk rasa yang menuntut bertemu Menteri Energi Walid Fayyad tidak diizinkan masuk ke lantai kantor kementerian oleh pasukan keamanan.
Dari lantai dasar, mereka memprotes pemadaman listrik dan sebagian besar ketidakmampuan masyarakat Lebanon untuk membayar biaya generator pribadi.
Seorang pengunjuk rasa dari Akkar, di Lebanon utara, mengatakan:
"Kami akan melanjutkan perjalanan sebagai revolusioner bebas sampai jatuhnya kekuasaan preman."
“Telah terjadi pemadaman listrik di Akkar selama berbulan-bulan."
Baca juga: Harga Bensin Capai Rp 300 Ribu Seliter di Lebanon
"Apa yang Anda, sebagai karyawan, lakukan di kantor Anda, mendapatkan gaji Anda saat kami tenggelam dalam kegelapan?”
Pemrotes lain berkata:
“Kami mendapatkan setengah jam listrik setiap minggu, dan biaya generator pribadi lebih dari $200."
"Kasihanilah kami! ”
Para pemiliki generator di Lebanon harus mengeluarkan Rp 3 juta lebih untuk membeli bensin.
Aktivis Wassef Al-Harake menekankan protes akan berlanjut di semua kantor kementerian.
“Kami menuntut hidup bermartabat," ujarnya.
"Mereka menyembunyikan tepung agar bisa dijual dengan harga mahal sampai subsidi dicabut, persis seperti barang-barang bersubsidi lainnya," tambahnya.
Baca juga: Lebanon Dihantam Krisis Pangan Parah, Demonstran Serbu Toko Roti dan Kue
“Orang-orang tidak bisa lagi mentolerir ini," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-lebanon-antre-beli-gas.jpg)