Breaking News:

Berita Olahraga

Alhamdulillah, KONI Setujui Tambahan Nomor Panahan di PON 2024, Jadi 19 Nomor & Sediakan 19 Emas

Tambah 4 nomor perlombaan sehingga menjadi 19 nomor dengan 19 medali emas, 19 perak, dan 19 perunggu yang akan diperebutkan di PON XXI/2024 Aceh-Sumut

Penulis: Saifullah | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Sekjen PB Perpani, Prof Dr Nyak Amir, MPd. 

Laporan Saifullah | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - KONI Pusat telah menyetujui dan menetapkan untuk cabang olahraga (cabor) Panahan akan dipertandingkan tiga divisi.

Yaitu recurve, compound, dan standar bow pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut, di mana pertandingannya dipentaskan di Aceh.

"Kepastian tersebut diperoleh dari hasil Rapat Kerja (Raker) KONI Pusat dengan Pengurus Pusat Perpani yang membahas tentang divisi, nomor, dan kuota atlet PON XXI pada Jumat (29/7/2022), di Kantor KONI Pusat di Jakarta," kata Sekjen PP Perpani, Prof Dr Nyak Amir, MPd, Minggu (31/7/2022).

Raker tersebut dihadiri Sekjen PB Perpani, Prof Dr Nyak Amir, MPd, bersama Waketum II PB Perpani Bidang Pembinaan Prestasi, Dr Alman Hudri, MPd, Wasekjen PB Perpani, Ary Koeswiranto, SE, MIKom,  anggota Binpres, Tri Danang Waskito, dan Waka Biro Umum, Marianus Budiono.

Sedangkan dari unsur KONI Pusat diwakili Waketum I KONI Pusat Bidang Pembinaan Prestasi, Mayjen (Purn) Suwarno dan tim review-nya.

Menurut Prof Nyak Amir, awalnya KONI Pusat tetap menetapkan berdasarkan referensi DBON, bahwa divisi dan nomor yang dipertandingkan di PON harus pernah dipertandingkan di olahraga multievent, yakni Sea Games, Asean Games, dan Olimpiade serta sudah pernah dipertandingkan di PON Papua.

Baca juga: Kejuaraan Panahan Indonesia Open 2022 Sudah Tuntaskan Tiga Divisi, 40 Emas Telah Bertuan

Berdasarkan dasar di atas, KONI Pusat  tetap mengacu untuk cabor panahan PON XXI Aceh-Sumut, diperlombakan tiga divisi, yakni recurve, compound, dan standar bow, serta terdiri 15 nomor (15 medali emas), serta 136 kuota atlet putra dan putri.

"Melalui diskusi yang panjang dan argumentasi serta alasan yang disampaikan PB Perpani untuk proses regenerasi atlet untuk Pelatnas serta olahraga panahan dapat lebih memasyarakat, PB Perpani meminta pertimbangan kembali untuk dapat ditambah divisi, medali, dan kuota atletnya," terang Guru Besar Olahraga ini.

Prof Nyak Amir melanjutkan, akhirnya KONI Pusat menyetujui hal tersebut, tetap  dengan tiga divisi yakni recurve, compound, dan standar bow, namun menambah 4 nomor perlombaan sehingga menjadi 19 nomor dengan 19 medali emas, 19 perak, dan 19 perunggu yang akan diperebutkan di PON XXI 2024 Aceh-Sumut.

"Syukur alhamdulillah, walaupun tidak semua divisi dan nomor perlombaan yang kami usulkan disetujui, tetapi hasil ini sudah melampaui medali yang diperebutkan di PON Riau 12 medali emas, PON Jabar 18 medali emas, dan PON Papua 15 medali emas,” urai Prof Nyak Amir.

“Serta juga terjadi peningkatan 24 kuota atlet PON XXI 2024 Aceh-Sumut jadi 160 atlet, juga melebihi kuota atlet PON XX Papua hanya 136 atlet, belum termasuk atlet tuan rumah Aceh dan Sumatera Utara," tuturnya.

Prof Nyak Amir menyatakan, dengan tambahan empat medali dan penambahan kuota yang diperjuangkan ke KONI pusat, ini memberikan peluang yang lebih besar ke Pengprov-Pengprov Perpani se-Indonesia untuk dapat meloloskan atletnya di Pra-PON 2023.

Baca juga: Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Panahan Indonesia Open, Perpani Aceh Simulasi PON 2024

“Tentu juga terbuka peluang yang lebih besar bagi atlet panahan se-Indonesia untuk memperoleh medali, khususnya bagi atlet Aceh sebagai penyelenggara cabor panahan PON XXI tahun 2024,” pungkas Sekjen PB Perpani, Prof Nyak Amir.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved