Breaking News:

Berita Sabang

Awas! Kecepatan Angin Capai 80 Km/Jam, BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Sabang

"Kita imbau nelayan dan kapal-kapal pelayaran agar lebih waspada,” kata Kepala BMKG Kota Sabang, Teguh Suprapto, Selasa (2/8/2022).   

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Saifullah
Foto Dok BMKG Sabang
Data angin dan gelombang untuk wilayah Sabang dan sekitarnya, Selasa (2/8/2022). 

Laporan Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Maimun Saleh, Sabang mengeluarkan peringatan dini angin kencang dan hujan yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga 7 Agustus 2022 mendatang.

Perubahan cuaca ini akibat menguatnya angin baratan.

Prakiraan angin kencang dengan kecepatan maksimum lebih dari 80 km/jam.

Karena itu, BMKG mengingatkan masyarakat meningkatkan kehati-hatian.

"Kita imbau nelayan dan kapal-kapal pelayaran agar lebih waspada,” kata Kepala BMKG Kota Sabang, Teguh Suprapto, Selasa (2/8/2022).   

“Jangan memaksakan diri berlayar ketika cuaca memburuk, tunggu hingga kondisi kembali membaik,” imbaunya.

Baca juga: BMKG Sebut Gelombang Laut di Barat Selatan Aceh Capai 4 Meter, Hujan Disertai Angin Kencang

“Mohon selalu memperhatikan update informasi cuaca dan gelombang BMKG," terang Teguh Suprapto.

Ia menyebutkan, menguatnya angin baratan yang berasal dari Samudera Hindia sebelah barat Aceh disertai menghangatnya suhu muka laut menyebabkan terjadinya angin kencang di wilayah Kota Sabang

Menurut peta prakiraan angin lapisan 3000 feet yang dirilis BMKG, kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang.

Hal ini mengakibatkan kenaikan tinggi gelombang di Perairan Sabang dan sekitarnya hingga mencapai lebih dari 2,5 meter.

Untuk perairan Barat dan Utara Sabang, gelombang laut dapat mencapai ketinggian antara 4,0 meter–6,0 meter (sangat tinggi).

Baca juga: Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Landa Aceh

"Harapan kepada masyarakat Sabang agar waspada terhadap pohon-pohon tinggi, tiang listrik, dan baliho yang berpotensi tumbang atau roboh yang dapat membahayakan keselamatan jiwa," pungkasnya.(*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved