Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Merasa jadi 'Anak Tiri', Forum Mukim Tamiang Minta Lebih Dilibatkan di Pemerintahan

“Kami sering tidak tahu tentang kegiatan atau aktivitas di kampung karena memang tidak pernah dilibatkan, kami berharap ke depan ada koordinasi...

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ RAHMAD WIGUNA
Sebanyak 31 Kepala Mukim berfoto bersama dengam pimpinan dan anggota Komisi I DPRK Aceh Tamiang, Selasa (2/8/2022). 

“Kami sering tidak tahu tentang kegiatan atau aktivitas di kampung karena memang tidak pernah dilibatkan, kami berharap ke depan ada koordinasi dengan lembaga kemukiman,” kata dia.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Forum Mukim Aceh Tamiang merasa kurang dilibatkan dalam setiap kegiatan pemerintah di daerah. 

Besaran honor yang diterima setiap bulan juga dinilai belum sepadan dengan peran dan fungsi.

Hal ini disampaikan Ketua Forum Mukim Aceh Tamiang, Amriadi BA ketika menemui pimpinan DPRK Aceh Tamiang, Selasa (2/8/2022).

Amriadi datang bersama 30 kepala mukim lainnya, untuk membahas masalah ini bersama dua pimpinan dan lima anggota Komisi I DPRK Aceh Tamiang.

“Seluruh kepala mukim sejumlah 31 orang, hari ini bersiltarahmi dengan legislatif, dan ada beberapa asipirasi yang kami sampaikan,” kata Amriadi.

Amriadi menjelaskan, aspirasi ini berupa keluhan seluruh kepala mukim yang merasa menjadi 'anak tiri;. 

Kepala Mukim kata dia, tidak pernah dilibatkan dalam setiap kegiatan pemerintah di daerah.

“Kami sering tidak tahu tentang kegiatan atau aktivitas di kampung karena memang tidak pernah dilibatkan, kami berharap ke depan ada koordinasi dengan lembaga kemukiman,” kata dia.

Selain masalah itu, Amriadi juga menyoroti honor Kepala Mukim yang hanya Rp 700 ribu dan uang perasional Rp 500 ribu. 

Baca juga: Perkuat Peran Mukim, Forum Mukim Tamiang dan Aceh Utara Berniat Temui Wali Nanggroe

Anggaran itu diungkapnya tidak bisa mengakomodir peran kepala mukim yang memiliki wilayah tugas hingga delapan desa (kampung).

“Kami minta ini diperhatikan, jumlah saat ini sangat jauh dari standar,” ujarnya.

Meski begitu, Amriadi tidak mematok besaran nilai kenaikan. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved