Sabtu, 25 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Kreatif, Mahasiswa Olah Akar Tanaman Liar Menjadi Alat Penggembur Tanah

Selama ini, masyarakat di sana hanya memanfaatkan batang dan daun tanaman ini untuk dikonsumsi. Padahal, akar pakis memiliki khasiat luar biasa...

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Dok: Humas
Relawan FBII saat dijemput Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon dari lokasi ruang bakti masyarakat di Balingkarang, Kecamatan Sekerak. 

Selama ini, masyarakat di sana hanya memanfaatkan batang dan daun tanaman ini untuk dikonsumsi. Padahal, akar pakis memiliki khasiat luar biasa untuk membantu petani meningkatkan hasil perkebunan.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Sebanyak 16 mahasiswa yang melakukan pengabdian di daerah pedalaman Aceh Tamiang mengaku, berkesan dengan penyambutan warga setempat.

Sikap warga yang membuka diri menerima ilmu baru pun menjadi nilai plus.

Kesan ini disampaikan 16 mahasiswa yang tergabung dalam Forum Berbagi Ilmu Indonesia (FBII) Wilayah Aceh, usai melakukan ruang bakti masyarakat selama sepekan di Kampung Balingkarang, Sekerak, Aceh Tamiang. 

Kepulangan para relawan ini dijemput langsung Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, Rabu (3/8/2022) kemarin.

“Kami baru saja melakukan ruang bakti masyarakat di daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal). Kali ini tujuan kami di Balingkarang,” kata Ketua FBII Aceh, Azril.

Ketua panitia, Nur Sri Yati menambahkan selain bidang pendidikan terhadap anak-anak, mereka juga menyasar bidang sosial. 

Kali ini ada dua program yang mereka tularkan kepada masyarakat, yakni membuat jamu tradisional dan mengolah akar pakis untuk menyuburkan tanah pertanian.

“Kami sangat terkesan, setiap kegiatan kami selalu diramaikan masyarakat, kami disambut dengan sangat baik,” ungkapnya.

Baca juga: 16 Mahasiswa Mengabdi di Pedalaman Tamiang, Fadlon Siapkan Penjemputan

Adalah Yogi Pratama yang mengusulkan untuk mengajarkan masyarakat setempat, mengolah akar pakis menjadi bahan menggemburkan tanah. 

Ide ini berawal ketika mahasiswa UMSU ini, melihat banyak tanaman pakis yang tumbuh liar di hutan.

“Tanaman liar di hutan, sanagat mudah ditemukan,” kata Yogi.

Selama ini, masyarakat di sana hanya memanfaatkan batang dan daun tanaman ini untuk dikonsumsi. 

Padahal, akar pakis memiliki khasiat luar biasa untuk membantu petani meningkatkan hasil perkebunan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved