Breaking News:

Berita Bireuen

Ulama Mesir Isi Daurah Ma'had Aly MUDI Mesjid Raya Samalanga Bireuen

Ma'had Aly MUDI Mesjid Raya Samalanga kembali menyelenggarakan Daurah Ilmiah Adab al-Bahts wa al-Munadharah diisi oleh Syekh Mustafa Abd al-Nabi

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Dok MUDI Mesra Samalanga
Ma'had Aly MUDI Mesjid Raya Samalanga kembali menyelenggarakan Daurah Ilmiah Adab al-Bahts wa al-Munadharah diisi oleh Syekh Mustafa Abd al-Nabi salah seorang ulama dari Mesir. Daurah ilmiah berlangsung selama tiga hari mulai Minggu  (07/08/2022) sampai Selasa  (09/08/2022) di MUDI Samalanga 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Ma'had Aly MUDI Mesjid Raya Samalanga kembali menyelenggarakan Daurah Ilmiah Adab al-Bahts wa al-Munadharah diisi oleh Syekh Mustafa Abd al-Nabi salah seorang ulama dari Mesir.  

Daurah ilmiah berlangsung selama tiga hari mulai Minggu  (07/08/2022) sampai Selasa  (09/08/2022) di MUDI Samalanga.

Acara daurah ilmiah diikuti oleh mahasantri  Marhalah Ula (M1)  dan  Marhalah Tsaniyah (M2) Ma'had Aly, MUDI.  

Mudir Ma'had Aly MUDI , Tgk H Zahrul Mubarrak HB MPd kepada Serambinews.com, Senin  (08/08/2022) mengatakan, Daurah Ilmiah bersama salah seorang ulama dari Mesir berlangsung  di aula Lantai 4 Gedung Ma'had Aly.

Tgk Zahrul sering disapa.Abi MUDI mengatakan, daurah bersama para mahasantri tentang kajian Adab al-Bahts wa al-Munadharah mulai Minggu (7/8/2022).

Baca juga: Ratusan Calon Mahasiswa IAI Al Aziziyah Samalanga Bireuen Ikut Seleksi

Pertemuan pembukaan ikut hadir pembina IAI Al-Aziziah, Dr Tgk Muntasir A.Kadir, MA (ayah Kuta Glee).

"Daurah sangat penting dan bertujuan untuk memberikan pembekalan mahasantri pada metode kajian dan diskusi mengingat mahasantri tidak lepas dari diskusi ilmiah dalam bahts al-masail," lanjutnya

Tgk Zahrul dalam pertemuan tersebut berharap kepada mahasantri agar kesempatan emas di bulan Muharram dengan hadir salah seorang ulama dari Timur Tengah supaya dapat meraih ilmu dan pengalaman dibalik daurah ini.

Abi MUDI dalam kesempatan tersebut di hadapan mahasantri dan tenaga pengajar Ma'had Aly menjelaskan secara historis ada pelajaran yang luar biasa dari satu Imam Mazhab, yaitu Imam Abu Hanifah saat beliau ditanya dengan apa dirinya memperoleh kealiman?

Abu Hanifah menjawab, "Aku tidak pernah kikir untuk memberi faidah dan tidak pernah malas bertanya."

Baca juga: Hukum Sucikan Pakaian Langsung di Mesin Cuci, Sah Atau Tidak? Begini Penjelasan Abi Mudi

Sementara itu Syekh Abd al-Nabi dalam kupasannya terkait dengan pengenalan ilmu Adab al-Bahts wa al-Munadharah menyampaikan bahwa ilmu syariat terbagi dua, ilmu alat dan ilmu maqashid.

Ilmu alat atau juga disebut ilmu wasail terbagi lagi kepada empat, yaitu ilmu lisaniat, naqliat, 'aqliat dan maqulat.

"Ilmu lisaniat menyangkut dengat lughat seperti nahwu, sharaf, balaghah dan lainnya. Ilmu naqliat seperti ulum hadis. Ilmu 'aqliat terbagi tiga yaitu ilmu mantiq, ilmu adab al-bahts wa al-munadharah dan ilmu al-umur al-'ammah (biasa disebut filasafat). Ilmu maqulat seperti ilmu ushul fiqh," lanjutnya.

Alumnus Fakultas Darul Ulum Universitas Kairo menjelaskan ilmu adab al-bahts wa al-munadharah merupakan cabangan ilmu 'aqliat.

Adapun ilmu maqashid terbagi tiga yaitu, ilmu fiqh, hadis dan tafsir. (*)

Baca juga: Viral Anak Citayam Fashion Week Pandai Ngaji, Suaranya Merdu Banget Baca Alquran Surat Ar-Rahman

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved