Breaking News:

Internasional

Anggota 'Beatles' ISIS Didakwa dengan Terorisme di Inggris, Dilarang Melakukan Pembelaan

Seorang tersangka anggota kelompok Negara Islam (ISIS) berjuluk "The Beatles" didakwa dengan terorisme di Pengadilan London, Kamis (11/6/2022).

Editor: M Nur Pakar
Assn Press/Elizabeth Cook
Sketsa pengadilan menunjukkan terdakwa Aine Davis (38) muncul di ruang sidang Pengadilan London, Inggris, Kamis (11/8/2022). 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Seorang tersangka anggota kelompok Negara Islam ( ISIS) berjuluk " The Beatles" didakwa dengan terorisme di Pengadilan London, Kamis (11/8/2022).

Dia telah menyiksa dan membunuh sandera Barat secara brutal.

Aine Davis (38) ditangkap di Bandara Luton utara London pada Rabu (10/8/2022) malam setelah tiba dengan penerbangan dari Turki.

Dia didakwa dengan pelanggaran di bawah Undang-Undang Terorisme, kata Dinas Kepolisian Metropolitan.

Selama penampilan pengadilan pada Kamis (11/8/2022), Hakim Distrik Senior Paul Goldspring memerintahkan Davis ditahan sampai sidang berikutnya pada 2 September 2022.

Para militan ISIS yang dijuluki "The Beatles" oleh tawanan mereka karena aksen Inggris menahan sekitar dua lusin orang Barat satu dekade lalu.

Baca juga: Remaja Australia Kemungkinan Tewas di Kamp Penjara Suriah, Dibawa Oleh Kerabat Pendukung ISIS

Saat ISIS menguasai sebagian besar wilayah Suriah dan Irak.

Beberapa tawanan tewas dalam pemenggalan mengerikan yang disiarkan online.

Termasuk warga Amerika Serikat James Foley dan Steven Sotloff bersama warga Inggris David Haines dan Alan Henning.

Davis berbicara singkat untuk mengkonfirmasi nama dan tanggal lahirnya selama sidang singkat di Pengadilan Westminster Magistrates London, seperti dilansir AP, Kamis (11/8/2022).

Dia tidak diminta untuk mengajukan pembelaan.

Jaksa mengatakan dia telah didakwa dengan kepemilikan senjata api untuk tujuan teror.

Baca juga: Prancis Pulangkan 35 Anak dan 16 Ibu dari Kamp ISIS di Suriah

Kemudian, dua tuduhan terkait dengan pendanaan terorisme, setelah seorang teman diduga mencoba membawa 20.000 euro ke Suriah.

Tuduhan tersebut terkait dengan dugaan pelanggaran pada tahun 2013 dan 2014.

Davis ditangkap di Turley pada 2015 dan dihukum pada 2017 karena menjadi anggota kelompok Negara Islam.

Selama persidangan di sana, dia menyangkal menjadi salah satu dari " The Beatles."

Empat tersangka anggota kelompok itu saling kenal di London Barat sebelum melakukan perjalanan ke Timur Tengah dan bergabung dengan ISIS.

Mohammed Emwazi, yang melakukan eksekusi dan dijuluki "Jihadi John," tewas dalam serangan pesawat tak berawak pada tahun 2015.

Dua orang lainnya, Alexanda Kotey dan El Shafee Elsheikh, ditangkap oleh pasukan Kurdi yang didukung AS pada 2018 dan dipenjarakan di AS.(*)

Baca juga: Polisi Geledah Kantor Khalifatul Muslimin, Sita Buku dan Dokumen soal Khalifah hingga ISIS

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved