Minggu, 3 Mei 2026

Berita Politik

Gerindra-PKB Bentuk Koalisi, Capres-Cawapres Ditentukan Prabowo dan Cak Imin

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar menandatangani piagam deklarasi koalisi

Tayang:
Editor: bakri
Tribunnews/JEPRIMA
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto didampingi oleh sejumlah petinggi Partai Gerindra saat menghadiri pembukaan Rapimnas partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022). Rapimnas yang dihadiri tokoh-tokoh partai Gerindra dan ribuan kader tersebut akan membahas beberapa agenda diantaranya menyikapi situasi politik terkini, mendapatkan masukan dari pimpinan partai di daerah serta sayap-sayap partai, sekaligus membahas arah politik Prabowo dan menentukan sosok calon presiden (capres) yang akan diusung partai tersebut pada pemilu 2024. Tribunnews/Jeprima 

JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar menandatangani piagam deklarasi koalisi.

Maka kedua partai politik (parpol) tersebut secara resmi telah menjadi koalisi untuk menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Penandatanganan berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022).

Setelah proses penandatanganan selesai, Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid bergantian membacakan beberapa poin piagam deklarasi koalisi salah satunya soal penentuan calon presiden dan calon wakil presiden (cawapres).

“Capres dan cawapres oleh kerja sama PKB dan Gerindra akan ditentukan secara bersama-sama oleh Ketua Dewan Pembina atau Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar,” papar Dasco.

Jazilul lantas menyampaikan salah satu poin dalam piagam deklarasi koalisi soal kewajiban parpol menjaga persatuan bangsa.

“Maka kami bertemu, saling bertukar pikiran dan membangun kerja sama Partai Kebangkitan Bangsa dan Gerindra dengan sendirinya akan melipatgandakan kekuatan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kerja sama bakal berlanjut untuk memenangkan Pilpres 2024.

“Ditindaklanjuti dengan kerja politik bersama untuk memenangkan capres-cawapres yang disepakati,” kata dia.

Baca juga: Prabowo Bakal Maju Lagi jadi Calon Presiden 2024, Segera Umumkan Koalisi dengan PKB

Baca juga: PKS Masih Lirik Prabowo, Tak Kapok Koalisi dengan Gerindra

Dalam penandatanganan tersebut Prabowo didampingi sejumlah pengurus Partai Gerindra seperti Wakil Ketua Umum Sugiono, Ketua Harian Sufmi Dasco Ahmad dan Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani.

Kemudian Muhaimin ditemani Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, serta Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid.

Terkait pembentukan koalisi tersebut, Prabowo mengatakan bahwa pihaknya lebih dulu dipinang oleh PKB.

“Saya ingin ucapkan terima kasih pada PKB, khususnya Gus Imin (Muhaimin Iskandar) dan pimpinan PKB.

Kalian yang pertama mengajak kerja sama dengan Gerindra,” tutur Prabowo.

Ia menyebut, Muhaimin sebagai Ketua Umum PKB dan jajarannya telah mengambil langkah politik yang berani.

Pasalnya, banyak pihak menilai pembentukan koalisi saat ini terlalu dini dan penuh risiko.

“Gus Imin dan jajaran pimpinannya mereka adalah orang-orang yang berani.

Terima kasih atas kepercayaannya,” papar dia.

Mantan Danjen Kopassus itu lantas menyampaikan komitmen dan loyalitasnya pada kerja sama dengan PKB.

“Percayalah Prabowo Subianto dan kawan-kawan tidak akan pernah lupa dengan mereka yang membela kita,” ungkapnya.

Prabowo telah menyatakan kembali menjadi capres Partai Gerindra untuk Pilpres 2024.

Hal itu disampaikannya pasca rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Gerindra, Jumat (12/8/2022).

Di sisi lain, PKB pun masih kekeh mendorong Muhaimin sebagai capres.

Namun koalisi kedua parpol itu belum menentukan figur capres-cawapres yang bakal diusung oleh koalisi.

Cak Imin: Banyak yang Ganggu Kita

KetuaUmum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar menyebut banyak pihak mencoba menghalangi pembentukan koalisi antara partainya dengan Partai Gerindra.

Hal itu disampaikannya pasca menandatangani piagam deklarasi koalisi PKB-Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022).

“PKB sebelum jalan berangkat ke sini banyak yang mengganggu dan mengarahkan kita untuk tidak berangkat ke sini,” ungkap Cak Imin.

Namun ia meyakini Partai Gerindra adalah mitra yang tepat untuk diajak bekerja sama.

“Gerindra adalah kekuatan merah putih yang layak diharapkan dalam mengatasi permasalahan bangsa,” kata dia.

Dalam pandangan Cak Imin, PKB dan Gerindra punya kesamaan.

Hal itu yang membuatnya cocok membangun koalisi politik dengan parpol besutan Prabowo Subianto itu.

“Gerindra adalah partai nasionalis, agamis PKB adalah partai agamis, nasionalis,” sebutnya.

“Insya Allah kebersamaan ini membawa kemaslahatan bagi rakyat dan bangsa Indonesia yang lebih baik,” tandasnya.

Baca juga: Bersiap Hadapi Pemilu 2024, Gerindra Aceh Gelar Rakorda 

Baca juga: Rapimnas Gerindra, TA Khalid: Seluruh Pengurus Gerindra Aceh Minta Prabowo Bersedia Jadi Capres 2024

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved