Minggu, 26 April 2026

Berita Banda Aceh

Pj Gubernur Aceh Terima Penghargaan dari Kementan

Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Acmad Marzuki, dinilai sukses mengawal pelaksanaan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bumi Serambi Mekah.

Editor: IKL
IST
FOTO BERSAMA - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr Taqwallah MKes (kanan) melakukan foto bersama Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, seusai menerima penghargaan Pertanian 2022 di Lapangan Upacara Kementerian Pertanian, Minggu (14/8/2022). 

Sukses Kawal Vaksinasi PMK

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Acmad Marzuki, dinilai sukses mengawal pelaksanaan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bumi Serambi Mekah. Atas keberhasilan tersebut, Kementerian Pertanian RI memberikan penghargaan kepada Gubernur Aceh serta sejumlah kepala daerah lainnya.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, kepada Sekretaris Da­erah (Sekda) Aceh, Taqwallah yang hadir mewakili Pj Gubernur Aceh, pada acara Tasyakuran dan Penyerahan Penghargaan Pertanian, di Lapangan Upacara Kementerian Pertanian, Minggu (14/8/2022) sore.

Pada kegiatan tersebut, Sekda Aceh turut didampingi oleh Kepala Dinas Peternakan Aceh, Zalsufran. Selain Aceh, peraih penghargaan Pertanian 2022 pada kategori Provinsi dengan tingkat vaksinasi PMK terbaik juga diberikan kepada Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.

Baca juga: Sekda Aceh Tinjau Sejumlah SMA dan SMK di Aceh Besar

Dalam arahannya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi semua pihak yang sudah berpartisipasi aktif dalam penanganan PMK. Namun, Mentan juga mengingatkan agar para peraih penghargaan tidak puas dengan keberhasilan yang telah dicapai.

“Saya rasa pengharga­an ini mencambuk kita un­tuk tidak bangga, tidak puas. Penghargaan ini tidak mem­buat Kementan, Sekjen Kementan, Dirjen dan seluruhnya, Gubernur, Pak Sekda dan yang mewakili untuk tidak sampai berbangga sampai di sini penghargaannya,” ujar Mentan.

Untuk itu ia meminta se­mua pihak diingatkan untuk tetap bekerja sebaik mungkin dan bisa mempertahankan penghargaan ini. “Jika ritme dan etos kerja tidak kita pertahankan, tidak dikoneksikan, tidak kita programkan, kembali akan menjadi tantangan. Dan ke depan, akan menjadi permasalahan lagi bagi bangsa kita,” tutur Mentan.

Baca juga: Lepas MB Gita Handayani ke Istana Negara, Pj Gubernur Aceh: Saya Bangga pada Kalian Semua

Untuk diketahui bersama, hingga hari ini total ternak sapi, kerbau dan kambing di Aceh yang terserang virus PMK mencapai 46.456 ekor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26.859 ekor telah divaksin dan sebanyak 44.805 ekor telah dinyatakan sembuh. Sedangkan sisa yang masih sakit sebanyak 1.304 ekor.

Sejak PMK mewabah di Aceh, sebanyak 284 ternak mati serta 63 ternak terjangkit PMK telah dipotong paksa.

Kesuksesan Pemerintah Aceh menerima Penghar­gaan dari Kementan ini adalah kerja bersama semua pihak Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten kota, TNI POLRI, organisasi profesi dan perguruan tinggi serta ma­syarakat Aceh. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved