Breaking News:

Internasional

Jet Tempur Israel Bombardir Kuburan di Jalur Gaza, Bukan Roket Jihad Islam, Lima Anak-Anak Tewas

Jet tempur Israel membombardir sebuah kuburan di Jalur Gaza, Palestina, menewaskan lima anak-anak yang sedang berada di lokasi tersebut.

Editor: M Nur Pakar
AP/Fatimah Shbair
Anak-anak memegang foto keluarga Nijim yang tewas dalam serangan udara Israel di pemakaman Al-Faluja di Jebaliya, Jalur Gaza, Palestina, Selasa (16/8/2022). 

SERAMBINEWS.COM, JEBALIYA - Jet tempur Israel membombardir sebuah kuburan di Jalur Gaza, Palestina, menewaskan lima anak-anak yang sedang berada di lokasi tersebut.

Hal itu disampaikan oleh kelompok hak asasi manusia Palestina dan sebuah surat kabar Israel selama gejolak terbaru di Jalur Gaza.

Keduanya menyatakan serangan udara jet tempur Israel, bukan roket Jihad Islam Palestina yang salah.

Itu menjadi salah satu dari sejumlah ledakan selama pertempuran yang tidak menunjukkan tanda-tanda serangan F-16 atau drone Israel, menurut militer Israel.

Israel mengatakan mungkin disebabkan oleh roket yang gagal ditembakkan oleh kelompok Jihad Islam Palestina.

Lima anak, berusia 4 hingga 16 tahun, berkumpul di pemakaman lokal, salah satu dari sedikit ruang terbuka di kamp pengungsi Jebaliya yang ramai pada 7 Agustus 2022.

Baca juga: Pria Bersenjata Palestina Serang Bus Rombongan Yahudi Dekat Tembok Ratapan, Pelaku Serahkan Diri

Hanya beberapa jam sebelum gencatan senjata yang ditengahi Mesir mengakhiri tiga hari pertempuran.

Warga mengatakan sebuah proyektil jatuh dari udara dan meledak di kuburan.

Ketika The Associated Press mengunjungi situs tersebut, tidak ada tanda-tanda serangan udara F-16 atau drone Israel.

Sehingga, menambah kecurigaan ledakan itu disebabkan oleh roket yang salah.

Baik militer Israel dan kelompok hak asasi Palestina mengatakan pada saat itu mereka masih menyelidiki ledakan itu.

Pada Selasa (16/8/2022), Badan Hak Asasi Manusia Palestina yang berbasis di Jalur Gaza mengatakan pecahan peluru dan bukti lain disebabkan oleh serangan udara Israel.

Baca juga: Uni Eropa Akui Pilih Kasih Dalam Mendukung Ukraina, Menutup Mata Terhadap Palestina

“Ini adalah rudal yang ditembakkan dari pesawat Israel,” kata Raji Sourani, Direktur kelompok tersebut.

Dia menunjukkan gambar yang dia sebut sebagai pecahan yang menunjukkan nomor seri rudal tersebut.

Sementara itu, surat kabar Haaretz Israel mengutip pejabat pertahanan Israel yang tidak disebutkan namanya mengatakan penyelidikan militer telah menyimpulkan kelima anak itu tewas oleh serangan Israel.

Ditanya tentang cerita Haaretz, militer mengatakan masih memeriksa peristiwa tersebut.

Dikatakan sepanjang putaran terakhir pertempuran, mereka telah menargetkan infrastruktur militan.

Termasuk, melakukan segala upaya untuk meminimalkan, sebanyak mungkin, kerusakan pada warga sipil dan properti sipil.(*)

Baca juga: Masih Ingat Ariel Sharon? Kutukan Jenderal Israel Pembantai Rakyat Palestina 8 Tahun Koma & Membusuk

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved