Berita Abdya
Pj Bupati Abdya Kumpulkan Seluruh Kepala SKPK
Ada beberapa persoalan yang diminta oleh Pj Bupati Abdya untuk segera diselesaikan dalam waktu dekat.
Penulis: Taufik Zass | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Taufik Zass | Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Hari pertama berkantor, Pj Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), H Darmansah SPd MM langsung mengumpulkan 39 Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk menggali potensi masalah dan mencari solusinya.
"Pertama saya mendatangi komplek perkantoran ini, saya tidak langsung menginjakkan kaki ke kantor Bupati. Tapi saya harus cek dapurnya dulu yakni di Bappeda. Maka hari saya akan gali masalah yang ada ditubuh SKPK," kata Darmansah pada pertemuan yang berlangsung di Aula Tengku Dikila, Kantor Bappeda setempat, Kamis (18/08/2022).
Menariknya, sebelum Darmansah memulai acara pertemuan itu, ia agak sedikit kecewa dengan kondisi perkarangan perkantoran setempat yang dipenuhi rumput liar bahkan ada beberapa sampah berserakan.
"Ini bukan pencitraan, tapi saya memang cinta kebersihan. Jadi saya akan perintahkan seluruh SKPK untuk membersihkan pekarangan kantornya masing-masing. Senin ini semua sudah tuntas," ujarnya sambil mengutip beberapa sampah dan mencabut rumput di pekarangan Kantor Bappeda Abdya.
Di Aula Kantor Bappeda, Darmansah yang didampingi Sekda Abdya, Salman Alfarisi ST meminta kepada para Kepala SKPK untuk memaparkan persoalan dan solusi dari masalah di masing-masing instansi yang mereka pimpin. "Silakan bapak dan ibu sampaikan masalah dan solusi secara singkat dan tidak bertele-tele. Intinya harus lengkap dengan data yang ril," ungkapnya.
Beberapa kepala dinas menyampaikan persoalan mulai dari urusan pertanian, kesehatan hingga infrastruktur lainnya. Namun faktanya ada beberapa persoalan yang diminta oleh Pj Bupati Abdya untuk segera diselesaikan dalam waktu dekat.
Terutama mengenai sektor pertanian yang dilaporkan bahwa ada wilayah-wilayah yang belum melakukan proses tanam lantaran terkendala air. Bahkan ada beberapa lahan sawah yang sudah beralih fungsi, sehingga Darmansah meminta Kadis Pertanian dan Pangan Abdya untuk segera melaporkan dengan detail kepadanya untuk ditindaklanjuti.
Selain itu, Darmansah juga mendapatkan laporan tentang tingginya angka stunting yang didata oleh Dinas Kesehatan setempat hingga mencapai 1.046 atau 21 persen. Dalam hal ini, Darmansah menyarankan para instansi terkait untuk mensingkronkan data agar tidak mengada-ngada. "Jangan sampai camat lain data sementara dinas juga lain data. Artinya cek kembali ke lapangan," pintanya.
Masalah lain juga terjadi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya yang dilaporkan banyak operator di beberapa desa dalam kabupaten setempat belum menguasai aplikasi Siskudes sebagai sarana pelaporan dan berkas pencairan dana desa.
Untuk itu, Darmansah menyarankan agar DPMP4 mendata kembali dan mentrening dengan segera para operator di desa agar memahami Siskudes agar tidak terjadi keterlambatan proses pencairan dana desa.
Kemudian, segelintir persoalan juga diutarakan oleh Kepala Dinas PUPR Abdya dan Perkim LH yang juga perlu segera di evaluasi kembali untuk secepatnya ditangani. "Laporan-laporan dari masing SKPK ini akan saya bukukan agar saya tau titik masalahnya," demikian tandas Darmansah.(*)
Baca juga: Pj Bupati Darmansah: Saya Bukan Orang Asing di Abdya
Baca juga: Sosok Pj Bupati Abdya Darmansah di Mata Sahabatnya Semasa di Sekolah Pendidikan Guru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/39-skpk.jpg)