Berita Banda Aceh
Rumah Ulama Aceh, Tu Bulqaini di Lueng Bata Hangus Terbakar, 5 Damkar Diterjunkan ke Lokasi
Karena bangunannya berkontruksi kayu, api pun dengan cepat ke seluruh penjuru rumah dan menghanguskan semua bangunan beserta isinya. Saat kejadian...
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Karena bangunannya berkontruksi kayu, api pun dengan cepat ke seluruh penjuru rumah dan menghanguskan semua bangunan beserta isinya. Saat kejadian, Tu Bulqaini tidak berada di rumah.
Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Satu rumah panggung berkonstruksi kayu hangus terbakar di Kompleks Dayah Markaz Al Ishlah Al Aziziyah, Gampong Lueng Bata, Banda Aceh, Sabtu (20/8/2022) siang sekira pukul 14:00 WIB.
Bangunan yang berjenis rumoh Aceh tradisional itu merupakan hunian pimpinan pesantren tersebut, yang juga seorang ulama Aceh, Tgk Bulqaini (57) atau dikenal Tu Bulqaini Tanjungan.
Berdasarkan informasi dari saksi mata, Muhammad Edi Ruslan, yang juga Humas Dayah/Pesantren Markaz Al Ishlah Al Aziziyah, kebakaran itu terjadi dengan begitu cepat.
Tidak diketahui dengan pasti, titik pertama kali munculnya api.
Katanya, saat ia melihat, api sudah membesar di salah satu ruangan rumah panggung itu.
Karena bangunannya berkontruksi kayu, api pun dengan cepat ke seluruh penjuru rumah dan menghanguskan semua bangunan beserta isinya.
Saat kejadian, Tu Bulqaini tidak berada di rumah.
Kata Muhammad Edi Ruslan, saat kejadian pimpinan dayah sedang berada di Lhokseumawe dalam rangka dakwah tahun baru Islam.
Baca juga: Kebakaran Dini Hari, Dua Rumah Warga di Kluet Utara Ludes
Setelah mendapatkan informasi kebakaran dari pihak pesantren, Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan (DPKP) Banda Aceh langsung menerjunkan lima unit mobil kebakaran ke lokasi.
Mobil sampai pukul 14:22 WIB dan langsung melakukan penyiraman, mencegah api menjalar.
Karena bangunan yang terbakar dikelilingi oleh bangunan lainnya milik pesantren tersebut.
“Sekira pukul 15.00 WIB api dapat dipadamkan. Selanjutnya dilakukan upaya pendinginan, dan petugas selesai bertugas, armada kembali ke pos pukul 15.55 WIB,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, Muhammad Hidayat SSos.
Rumah itu, selama ini ditempati oleh Tu Bulqaini bersama istri, dan tiga anak-anaknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petugas-damkar-saat-memadamkan-api-pada-rumah-tu-bulqaini.jpg)