Kamis, 30 April 2026

Internasional

Pengangkatan Wakil Pemimpin dan Jubir Al-Shabab Jadi Menteri Agama Belum Juga Akhiri Pemberontakan

Pemerintah Somalia telah menunjuk wakil pemimpin dan juru bicara kelompok militan Al-Shabab, Muktar Robow, sebagai Menteri Agama.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/Hassan Ali ELMI
Petugas keamanan berpatroli dekat Hotel Hayat yang hancur setelah pengepungan mematikan selama 30 jam oleh Al-Shabaab di Mogadishu, Minggu (21/8/2022). 

SERAMBINEWS.COM, MOGADISHU - Pemerintah Somalia telah menunjuk wakil pemimpin dan juru bicara kelompok militan Al-Shabab, Muktar Robow, sebagai Menteri Agama.

Perdana Menteri Hamza Abdi Barre menunjuknya pada Juli 2022, dengan harapan akan mengakhiri pemberontakan militan Al-Shabab.

Dilansir AFP, Minggu (21/8/2022), Robow membelot dari Al-Shabab pada tahun 2017.

Seusai Pemerintah AS menawarkan hadiah $ 5 juta, sekitar Rp 74 miliar untuk penangkapannya.

Somalia telah terperosok dalam kekacauan sejak jatuhnya rezim militer presiden Siad Barre pada tahun 1991, dengan perang saudara dan kekuasaan Al-Shabab.

Serangan paling mematikan terjadi pada Oktober 2017 ketika sebuah truk yang penuh dengan bahan peledak meledak di Mogadishu, menewaskan 512 orang.

Baca juga: Bom Tewaskan Jurnalis Terkenal Somalia, Abdiaziz Mohamud Guled, Sering Mengkritik Al-Shabab

Al-Shabab telah melakukan beberapa serangan di Somalia sejak Hassan Sheikh Mohamud menjabat dan bulan lalu melancarkan serangan dari perbatasan Ethiopia.

Awal pekan ini, Amerika Serikat mengumumkan telah membunuh 13 anggota Al-Shabab dalam serangan udara.

Presiden AS Joe Biden telah memerintahkan pembentukan kembali kehadiran pasukan AS di Somalia, membalikkan keputusan pendahulunya Donald Trump.

Presiden Somalia sempat mengatakan mengakhiri pemberontakan membutuhkan lebih dari sekadar pendekatan militer.

Tetapi, katanya, pemerintahnya akan bernegosiasi dengan kelompok itu, jika sudah ada waktu yang tepat.

Al-Shabab diusir dari Mogadishu pada tahun 2011oleh pasukan Uni Afrika, tetapi masih menguasai petak pedesaan.

Bahkan, mampu meluncurkan serangan mematikan terhadap sasaran politik, sipil dan militer, dengan hotel dan restoran sering jadi target.(*)

Baca juga: Bom Bunuh Diri Hantam Restoran Baru Dibuka di Tepi Pantai Somalia, Enam Orang Tewas

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved